TM Roh: Fitur Flagship di Galaxy A, Strategi Samsung Hadapi Ponsel China

Kompas.com - 04/07/2022, 21:10 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasar smartphone kelas menengah kian ramai dihuni oleh berbagai vendor. Alhasil, persaingan pun semakin keras.

Berdasarkan data IDC, pada 2021 lalu ponsel dengan kategori ini menguasai 19 persen pangsa pasar smartphone di Indonesia.

Laporan terbaru dari lembaga riset Counterpoint, menyebut bahwa lanskap smartphone di Indonesia cenderung tumbuh ke arah kelas menengah dan bawah.

Baca juga: IDC: Samsung Vendor Ponsel Nomor Satu di Indonesia

Di kelas ini, ada berbagai vendor yang saling sikut untuk meraup pangsa terbesar. Kebanyakan dari mereka adalah vendor dari China. IDC bahkan menyebut merek, seperti Oppo, Vivo, dkk mendominasi.

Samsung menjadi brand yang berada di arena yang sama, dengan para pemain dari China tersebut.

Sebagai satu-satunya pemain dari Korea Selatan, Samsung punya strategi khusus untuk menahan gempuran brand China di segmen kelas menengah.

Hal ini diungkap oleh President and Head of MX Business Samsung Electronics, TM Roh, kepada jurnalis Kompas.com, Yudha Pratomo, Senin (4/7/2022) di Jakarta.

TM Roh mengatakan bahwa Samsung memahami pentingnya segmen menengah dan bawah. Menurut Roh, Samsung butuh waktu lebih dari 10 tahun untuk memahami konsumen di segmen ini, khususnya Indonesia.

Menurut Roh, secara prinsip, Samsung ingin memberi harga yang kompetitif kepada masyarakat Indonesia.

Roh mengungkapkan keinginan pasar dan permintaan di segmen menengah juga sudah kuat. Untuk menjawab permintaan tersebut, Samsung meluncurkan lini Galaxy A dan M series.

Baca juga: VIK Pasar Mewah Ponsel Murah, Memahami Pasar Smartphone Indonesia

TM Roh mengatakan, Galaxy A series ini disukai oleh generasi milenial dan Z. Untuk itu, penting bagi Samsung untuk membawa spesifikasi dan fitur yang disukai generasi milenial dan Z ke lini Galaxy A.

Oleh karena itu, untuk bertahan di antara gempuran merek China, Samsung berupaya untuk membawa fitur-fitur flagship ke lini Galaxy A.

"Dari desain, waterproof, memori yang besar, dan lain-lain, agar konsumen menyukai produk seri A juga," ungkap TM Roh.

"Kami berusaha memuaskan konsumen milenial dan Z, dari Galaxy A series itu. Kami juga memperluas fitur flagship," kata Roh.

Selain itu, TM Roh juga mengatakan bahwa Samsung tidak hanya menjual perangkat, melainkan juga menjual "pengalaman" untuk segmen menengah ini.

"Jadi, kami bukan hanya mau memproduksi saja, tetapi juga ada 'service' (pelayanan)," untuk mereka.

Baca juga: Galaxy Z Fold 3 dan Z Flip 3 Dilaporkan Laris Manis serta Diminati Anak Muda

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.