Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Apple dan Samsung Kuasai Pasar Smartphone Dunia 2023

Kompas.com - 02/02/2024, 08:00 WIB
Lely Maulida,
Wahyunanda Kusuma Pertiwi

Tim Redaksi

Sumber Canalys

KOMPAS.com - Apple dan Samsung menguasai pangsa pasar smartphone dunia pada tahun 2023. Setidaknya begitu menurut laporan terbaru firma riset Canalys yang dipublikasikan pada Rabu (31/1/2024).

Dalam laporannya, Canalys menyebutkan bahwa total smartphone yang terkirim ke seluruh dunia sepanjang 2023, mencapai 1,14 miliar unit. Dari angka tersebut, Apple berkontribusi atas pengiriman 229,2 juta unit, sehingga meraih pangsa pasar 20 persen.

Catatan Canalys menunjukkan bahwa pencapaian Apple itu turun 1 persen dibanding tahun 2022, yaitu sebesar 19 persen dengan total pengiriman 232,2 juta unit. Meski begitu, Apple menjadi vendor ponsel teratas dengan pengiriman ponsel terbanyak pada tahun 2023 dibanding merek lainnya.

Baca juga: Apple Kuasai Pasar Smartphone di China

Samsung membuntuti Apple di peringkat kedua dengan total pengiriman 225,4 juta unit dan pangsa pasar 20 persen. Bila dibandingkan dengan tahun 2022, pengiriman Samsung terbilang turun 13 persen karena pangsa pasarnya saat itu sampai 22 persen dan total pengiriman 257,9 juta unit.

Pada periode yang sama, Xiaomi menempati peringkat ketiga dengan total pengiriman 146,4 juta unit dan pangsa pasar 13 persen. Kemudian ada Oppo yang mengirimkan 100,7 juta unit dan meraih pangsa pasar 9 persen.

Sama seperti Apple dan Samsung, Xiaomi dan Oppo juga membukukan pertumbuhan yang minus dibanding tahun lalu, masing-masing turun 4 persen dan 11 persen. Pada tahun 2022, Xiaomi sukses mengirimkan 152,7 juta unit dan Oppo 113,4 juta unit, berdasarkan catatan Canalys.

Menariknya Transsion (induk perusahaan Infinix, Tecno, Itel) membuntuti Oppo di peringkat kelima dengan mengirimkan 92,6 juta unit di sepanjang tahun 2023, sehingga meraih pangsa pasar 8 persen.

Dibanding empat merek lainnya yang pengirimannya menurun, Transsion menjadi satu-satunya vendor smartphone yang membukukan kenaikan 27 persen ketimbang tahun 2022. Berikut daftar lengkapnya.

Menurut Canalys, pencapaian Transsion dan Xiaomi pada tahun 2023 didorong oleh pertumbuhan di sejumlah pasar di negara berkembang.

Baca juga: Samsung dan iPhone Kuasai 99 Persen Pasar Smartphone di Korea Selatan

Selain itu, pasar lain seperti Amerika Latin, Afrika hingga Timur Tengah juga menunjukkan tanda-tanda pulih, sehingga turut mendorong pemulihan pasar. Begitu pula dengan pasar di kawasan Asia Pasifik (APAC) yang mulai pulih seiring dengan membaiknya kondisi makroekonomi setempat.

"Transsion dan Xiaomi mendapat untung dari kuatnya pemulihan di pasar-pasar itu, dengan pertumbuhan YoY yang luar biasa pada kuartal keempat," kata analis senior Canalys, Sanyam Chaurasia, dikutip KompasTekno dari situs resmi Canalys, Jumat (2/2/2024).

Adapun pasar di sejumlah negara maju seperti China, Eropa dan Amerika Utara dinilai masih lemah karena lesunya tingkat belanja konsumen.

Daftar penguasa pasar smartphone global tahun 2023, bisa disimak di bawah ini.

Canalys: 5 besar merek smartphone dunia 2023

  1. Apple - 229,2 juta unit (pangsa pasar 20 persen)
  2. Samsung - 225,4 juta unit (pangsa pasar 20 persen)
  3. Xiaomi - 146,4 juta unit (pangsa pasar 13 persen)
  4. Oppo - 100,7 juta unit (pangsa pasar 9 persen)
  5. Transsion - 92,6 juta unit (pangsa pasar 8 persen)

Tangkapan layar tabel pangsa pasar dan shipment 5 besar vendor smartpone dunia tahun 2023, versi Canalys. Apple dan Samsung, menjadi dua vendor yang paling menguasai.Canalys Tangkapan layar tabel pangsa pasar dan shipment 5 besar vendor smartpone dunia tahun 2023, versi Canalys. Apple dan Samsung, menjadi dua vendor yang paling menguasai.

Pasar smartphone mulai pulih

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com