Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kesan Main "Call of Duty Warzone Mobile" 8 Jam, Visual Apik Mekanisme Menarik

Kompas.com - 01/04/2024, 12:00 WIB
Mikhaangelo Fabialdi Nurhapy,
Reska K. Nistanto

Tim Redaksi

Kustomisasi senjata

Ada berbagai macam senjata yang bisa ditaruh di Loadout pengguna, mulai dari senjata "Assault Rifle", "Battle Rifles", "SMG", "Shotgun", "LMG", "Marksman Rifles", "Sniper Rifles", "Melee", "Handguns", hingga "Launchers".

Masing-masing jenis senjata di atas terbagi menjadi sejumlah senjata yang berbeda, misalnya kategori Assault Rifle mencakup senapan api BP50, SVA 545, RAM-7, MTZ-556, dan lain sebagainya.

Setiap jenis senjata mempunyai karakteristik yang berbeda. Shotgun misalnya, merupakan senapan api yang cocok digunakan dalam jarak dekat, sedangkan Sniper Rifles lebih cocok untuk pertempuran jarak jauh.

Cara mendapatkan senjata ini dibagi menjadi dua, yakni menaikkan level karakter atau membelinya di "Arsenal Store".

Pengguna bisa menaikkan level dengan memainkan match COD Warzone Mobile. Ketika naik level, pengguna akan mendapatkan berbagai hadiah seperti senjata dan "Arsenal Coins".

Nah, Arsenal Coins ini digunakan untuk membeli perlengkapan di Arsenal Store, mulai dari senjata, "Killstreaks" (senjata khusus ketika pengguna mendapatkan kill beruntun), hingga aksesori (attachment) senjata seperti scope senjata.

Setelah membeli, pengguna bisa menaikkan level senjata ini dengan menggunakannya di match COD Warzone Mobile. Makin tinggi levelnya, makin banyak attachment yang bisa dipasang di senjata itu.

Kami merasa bahwa mekanisme menaikkan level senjata ini sangat baik, karena mendorong kami untuk terus bermain dan membuka potensi senjata yang digunakan. Banyaknya attachment juga membuka ruang luas untuk bereksperimen.

Kekurangannya, hal ini membuat permainan kadang tidak terasa adil. Gamer yang baru bermain hanya bisa menggunakan senjata tanpa attachment, sedangkan musuhnya bisa saja memiliki senjata dengan attachment yang lengkap.

Belanja skin di Store

Tampilan Store di Call of Duty Warzone MobileKOMPAS.com/Mikhaangelo Fabialdi Nurhapy Tampilan Store di Call of Duty Warzone Mobile
Selain Arsenal Store, COD Warzone Mobile juga memiliki "Store" reguler yang bisa diakses untuk membeli kostum (skin) untuk karakter dan senjata. Berbeda dari Arsenal Store, pengguna harus menggunakan mata uang ingame bernama Call of Duty Points (CP).

Mata uang ini hanya bisa didapatkan apabila pengguna mengeluarkan uang sungguhan. Soal harga, 100 COD Points dibanderol Rp 15.000, 1.100 COD Points seharga Rp 149.000, 5.000 COD Points seharga Rp 599.000, dan seterusnya.

Sebagai referensi, paket bundel skin Michonne dari serial televisi The Walking Dead dijual seharga 2.400 CP. Bundel ini sudah mencakup skin operator Michonne, tiga skin senjata, dua stiker, satu aksesori charm, dan satu finishing move.

Jika ingin mendapatkan skin secara gratis, pengguna bisa mengikuti program login harian yang diadakan oleh Activision. Login harian saat ini menghadirkan skin operator Soap bernama Heatwave, skin senjata Lachmann Sub bernama Hot Dropper, dan lain-lain.

Memiliki sistem Perk

Sistem Perk di Call of Duty Warzone Mobile KOMPAS.com/Mikhaangelo Fabialdi Nurhapy Sistem Perk di Call of Duty Warzone Mobile
COD Warzone Mobile juga mempunyai sistem "Perk", yakni kumpulan kemampuan pasif yang memberikan gamer cara bermain (playstyle) yang berbeda.

Ada lima Perk yang ditawarkan, yaitu "Support", "Deadeye", "Scout", "Sentinel", dan "Warden".

Support merupakan Perk yang memungkinkan pengguna untuk mendapatkan damage lebih sedikit dari ledakan, dan ketika "mati" bisa dibangkitkan oleh teman dengan lebih cepat.

Di sisi lain, Deadeye adalah Perk yang lebih agresif, karena memungkinkan pengguna untuk melakukan reload senjata dan mengganti senjata secara lebih cepat, serta mengambil amunisi dari musuh yang sudah ditumpaskan.

Scout adalah Perk yang cocok untuk para sniper. Sebab, mereka memilih kemampuan untuk menahan napasnya lebih lama ketika menggunakan Sniper Rifle. Mereka juga tidak bisa dideteksi oleh radar portabel dan sensor detak jantung.

Berikutnya, ada Sentinel yang memungkinkan darah pengguna dipulihkan setelah mengeliminasi musuh. Seperti Support, Sentinel juga mendapatkan damage lebih sedikit dari ledakan granat.

Terakhir, ada Warden dengan durasi berlari (sprint) yang dua kali lebih panjang ketimbang Perk lainnya. Saat berjongkok, kecepatan berjalan Warden lebih cepat 30 persen.

Setiap Perk memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri, sehingga idealnya pengguna memilih Perk yang sesuai gaya bermainnya.

Kami memilih Warden untuk mendapatkan "healing" darah dan durasi berlari yang lebih cepat, sehingga mengakomodasi gaya bermain kami yang cenderung lebih agresif.

Progres lintas platform

Progres pengguna di Call of Duty Warzone Mobile bisa dilanjutkan di COD Warzone versi PC dan konsolKOMPAS.com/Mikhaangelo Fabialdi Nurhapy Progres pengguna di Call of Duty Warzone Mobile bisa dilanjutkan di COD Warzone versi PC dan konsol
COD Warzone Mobile memiliki satu sistem atau server dengan game COD Warzone di PC, PlayStation 5 (PS5), PlayStation 4 (PS4), Xbox Series X/S, dan Xbox One.

Dengan kata lain, pengguna bisa menyimpan progres permainan COD Warzone mereka di lintas platform. Pengguna bisa melanjutkan progres permainan di COD Warzone Mobile, apabila sebelumnya sudah memainkan COD Warzone di PC atau konsol.

Pengguna juga bisa mentransfer segala barang di dalam game, serta konten yang diperoleh di COD Warzone dan Call of Duty: Modern Warfare III ke versi mobile. Caranya adalah dengan masuk (login) di COD Warzone Mobile dengan akun Activision ID di COD Warzone.

Kami merasa bahwa sistem ini sangat menarik khususnya bagi pengguna yang bermain COD Warzone di PC dan konsol. Akan tetapi, bagi kami yang tidak bermain game itu di platform lainnya, fitur ini tidak menawarkan perbedaan.

Justru, fitur ini membuat hadiah yang kami terima setiap naik level di COD Warzone Mobile menjadi lebih sedikit. Sebab, beberapa level di antaranya menawarkan item atau senjata yang hanya bisa digunakan di COD Warzone PC dan konsol.

Hal ini juga berlaku untuk Battle Pass, yakni sistem yang memberikan item gratis dan berbayar untuk pemain, contohnya skin senjata dan operator.

Terlepas dari itu, jika suatu saat kami berencana bermain COD Warzone di PC atau konsol, setidaknya semua progres mulai dari level hingga Loadout sudah tersimpan. Jadi, kami tidak usah bermain dari awal.

Performa yang cukup memuaskan

Jumlah frame rate yang diperoleh di COD Warzone Mobile dengan setting visual Low berada di kisaran 36 fps. HP yang digunakan adalah Samsung Galaxy A73KOMPAS.com/Mikhaangelo Fabialdi Nurhapy Jumlah frame rate yang diperoleh di COD Warzone Mobile dengan setting visual Low berada di kisaran 36 fps. HP yang digunakan adalah Samsung Galaxy A73
Kami menggunakan smartphone Samsung Galaxy A73 untuk bermain COD Warzone Mobile. Kami mencoba menggunakan pengaturan 30 fps dan 60 fps saat bermain COD Warzone Mobile, baik dalam setting grafik "Low" maupun "Mid".

Hasilnya, dalam pengaturan 30 fps kami mendapatkan frame rate konsisten 30 fps dalam grafik Low dan Mid. Frame rate ini bisa menurun hingga sekitar 20-an apabila ada banyak granat asap yang dilemparkan secara bersamaan.

Dalam pengaturan 60 fps, kami mencatat perolehan sekitar 32 fps hingga 35 fps dalam setting Low. Sementara itu, frame rate dalam setting Mid berada di kisaran 26 fps hingga 32 fps.

Pencatatan frame rate ini dilakukan dengan software bawaan GPUWatch, yang bisa diakses dengan mengaktifkan fitur Developer Console di ponsel.

Saat bermain lama, kami merasa perangkat kami cukup panas dipegang. Akan tetapi, ponsel tidak benar-benar overheat dan performanya pun tidak menurun.

Untuk daya, baterai Samsung Galaxy A73 menurun dari 100 persen ke 51 persen setelah bermain 2 jam 39 menit. Dengan begitu, kami bisa bermain lama, baik di mode Battle Royale, Rebirth Resurgence, Mobile Royale, maupun Multiplayer.

Masih ada bug

Bug di Call of Duty Warzone MobileKOMPAS.com/Mikhaangelo Fabialdi Nurhapy Bug di Call of Duty Warzone Mobile
Kami menemukan celah kerusakan (bug) saat bermain COD Warzone Mobile. Bug ini membuat sejumlah tampilan antarmuka (UI), misalnya UI senjata menjadi tidak kelihatan.

Bug ini membuat kami tidak bisa melihat UI senjata sekunder (secondary) apa yang kami pakai atau yang baru dicuri dari musuh. Akibatnya, kami beberapa kali menggunakan senjata yang kurang tepat setelah amunisi senapan pertama (primary) habis.

Di luar itu, sebenarnya bug ini tidak terlalu merusak COD Warzone Mobile. Namun, hal ini merefleksikan bahwa COD Warzone Mobile merupakan game baru yang masih belum sempurna, sehingga harus dipoles lebih lanjut oleh pihak developer.

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com