Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Kesan Main "Call of Duty Warzone Mobile" 8 Jam, Visual Apik Mekanisme Menarik

Game tembak-menembak ini menghadirkan gameplay yang cukup berbeda dari Call of Duty Mobile (CODM) keluaran 2019 lalu.

Sebab, COD Warzone Mobile memiliki fokus pada mode "Battle Royale", yang mengharuskan pemain untuk bertahan hidup sambil menumpaskan ratusan musuh yang menghadang. Pada akhirnya, hanya ada satu pemain atau tim saja yang dinyatakan sebagai pemenang.

Call of Duty Mobile juga memiliki mode Battle Royale, bedanya game ini tidak hanya menempatkan fokusnya untuk mode itu, tetapi juga mode Multiplayer seperti "Team Deathmatch" dan "Search and Destroy".

KompasTekno berkesempatan untuk mencoba Call of Duty Warzone Mobile di ponsel Android kami, Samsung Galaxy A73, selama delapan jam. Berikut ini impresi kami mengenai fitur dan gameplay yang ditawarkan COD Warzone Mobile.

Disambut tutorial

Terdapat dua mode menembak yang bisa dipilih pengguna, yaitu Manual Fire dan Auto Fire. Manual Fire memungkinkan pengguna untuk menembak secara manual, sedangkan Auto Fire membuat pengguna menembak secara otomatis ketika mendeteksi musuh.

Kami merasa bahwa Manual Fire lebih ideal, karena memberikan fleksibilitas saat ingin menembak musuh. Berbeda dari Auto Fire yang hanya menembak kalau ada musuh.

Tak hanya itu, Auto Fire membutuhkan waktu untuk "mengunci" (lock on) target, sehingga waktu pengguna akan terbuang. Padahal, reaksi yang cepat sangat dibutuhkan untuk game tembak-menembak kompetitif seperti COD Warzone Mobile.

Setelah memilih mode menembak ini, nantinya pengguna akan diajak bermain mode Battle Royale melawan bot. Dengan begitu, pengguna bisa mempraktikkan apa yang sudah dipelajari di tutorial.

Grafik yang berevolusi

Salah satu keunikan COD Warzone Mobile terletak pada aspek visualnya. Ketika baru pertama kali memainkan game ini, COD Warzone Mobile akan terlihat "burik" dengan visual yang berkualitas rendah.

Begitu gamer memainkan beberapa match, kualitas visual tersebut akan meningkat menjadi lebih baik.

Hal ini dikarenakan COD Warzone Mobile mengunduh tekstur dan aset visual di latar belakang (background) permainan. Peningkatan visual itu terjadi karena tekstur sudah selesai diunduh dan dipasangkan.

Sebagai contoh, pengguna bisa melihat visual COD Warzone Mobile saat pertama kali bermain di bawah ini. Terlihat banyak subjek dan objek yang masih blur, misalnya karakter nonpemain (NPC), pistol, dan mobil.

Opsi "High" hanya bisa digunakan untuk smartphone terbaru seperti iPhone 15 Pro Max. Pilihan ini memungkinkan pengguna menikmati COD Warzone Mobile dengan visual paling baik.

Ada berbagai mode, tetapi belum ada ranked

Mobile Royale adalah mode Battle Royale yang mempertandingkan sebanyak 78 pemain di peta (map) Verdansk.

Mode ini terbilang singkat karena durasi permainannya adalah sepuluh menit. Hal ini karena jumlah pemainnya lebih sedikit, dan peralatan (loot) yang tersebar di peta lebih baik, sehingga semua pemain menjadi lebih kuat.

Kemudian ada Battle Royale, yakni mode yang mempertandingkan 120 pemain di peta Verdansk. Battle Royale adalah mode orisinal COD Warzone Mobile yang berdurasi sekitar 20 menit.

Pengguna juga bisa menikmati Rebirth Resurgence, yakni mode Battle Royale yang mempertemukan 48 pemain dalam peta Rebirth Island.

Selain ketiga mode Battle Royale tersebut, ada mode Multiplayer bernama Mosh Pit dan Shoot the Ship.

Mosh Pit sejatinya merupakan koleksi dari sejumlah mode Multiplayer yang diacak, tepatnya "Team Deathmatch", "Domination", "Hardpoint", dan "Kill Confirmed".

Deretan mode ini mengharuskan pemain mengeliminasi musuh untuk mengumpulkan poin, atau mengeklaim dan mempertahankan sebuah zona dari serangan musuh.

Setiap mode ini dimainkan oleh 12 pemain dalam peta yang diacak. Daftar peta tersebut mencakup Scrapyard, El Asilo, Hotel, Shipment, dan Shoot House.

Di sisi lain, Shoot the Ship pada dasarnya mirip seperti Mosh Pit, tetapi peta yang dimainkan hanya Shoot House dan Shipment saja.

Sejauh ini, COD Warzone Mobile tidak memiliki mode kompetitif (ranked). Dengan begitu, pengguna baru bisa mengasah kemampuannya di mode kasual saja.

Kami sudah bermain mode Battle Royale selama 3 jam lebih, sedangkan mode Multiplayer kami mainkan selama 4 jam lebih. Kami lebih menyukai mode Battle Royale, khususnya Mobile Royale yang menawarkan gameplay lebih singkat dan seru.

Di sisi lain, kami merasa mode orisinal Battle Royale di COD Warzone Mobile sama seperti mode Battle Royale di game lainnya. Tempo permainan sangat lambat, sehingga pengguna bisa saja menghabiskan banyak waktu di match tanpa bertempur dengan musuh.

Mekanisme Battle Royale yang menarik

Sistemnya, pengguna akan dikirimkan ke sebuah penjara untuk beradu mekanik satu lawan satu (1v1) melawan pemain lainnya. Siapa yang menang, ia berhak hidup kembali (respawn) dan bergabung ke dalam match yang berlangsung.

Sebaliknya, pengguna yang kalah tidak bisa respawn. Rekan tim pengguna harus mengakses alat "Buy Station" di peta untuk membangkitkan pengguna.

Gulag tidak tersedia di mode Rebirth Resurgence. Dalam mode ini, pemain akan langsung kembali ke game asalkan rekan timnya masih hidup. Jadi, ini memungkinkan duel yang tidak berkesudahan, hingga semua anggota dalam tim musuh benar-benar ditumpaskan.

Mekanisme berikutnya mencakup "Supply Cache" dan "Contract". Kedua sistem ini merupakan cara pemain untuk mengumpulkan loot yang memperkuat diri.

Supply Cache merupakan kotak yang berisi berbagai senjata seperti HRM-9, MTZ-556, granat, baju pelindung (armor plate), dan masih banyak lagi. Pengguna juga dapat menemukan senjata dan loot lainnya di lantai bangunan.

Di sisi lain, Contract merupakan berbagai misi sampingan (side quest) yang bisa dikerjakan pengguna. Caranya, akses laptop yang tersebar di peta, kemudian terima misi yang tercantum.

Misi ini bermacam-macam, mulai dari memburu musuh yang ditandai di peta, mengamankan sebuah zona, atau bertahan hidup ketika lokasi pengguna ditandai di peta. Usai mengerjakan misi ini, pengguna diberikan hadiah berupa uang.

Uang ini bisa digunakan di Buy Station yang sudah disebutkan sebelumnya. Selain membangkitkan teman, uang juga bisa digunakan untuk membeli senjata, armor plate, dan suplai lainnya.

Pengguna nantinya juga bisa menemukan kotak "Loadout". Kotak ini berisi senjata andalan yang sudah dipilih pengguna dalam Loadout miliknya.

Kustomisasi senjata

Masing-masing jenis senjata di atas terbagi menjadi sejumlah senjata yang berbeda, misalnya kategori Assault Rifle mencakup senapan api BP50, SVA 545, RAM-7, MTZ-556, dan lain sebagainya.

Setiap jenis senjata mempunyai karakteristik yang berbeda. Shotgun misalnya, merupakan senapan api yang cocok digunakan dalam jarak dekat, sedangkan Sniper Rifles lebih cocok untuk pertempuran jarak jauh.

Cara mendapatkan senjata ini dibagi menjadi dua, yakni menaikkan level karakter atau membelinya di "Arsenal Store".

Pengguna bisa menaikkan level dengan memainkan match COD Warzone Mobile. Ketika naik level, pengguna akan mendapatkan berbagai hadiah seperti senjata dan "Arsenal Coins".

Nah, Arsenal Coins ini digunakan untuk membeli perlengkapan di Arsenal Store, mulai dari senjata, "Killstreaks" (senjata khusus ketika pengguna mendapatkan kill beruntun), hingga aksesori (attachment) senjata seperti scope senjata.

Setelah membeli, pengguna bisa menaikkan level senjata ini dengan menggunakannya di match COD Warzone Mobile. Makin tinggi levelnya, makin banyak attachment yang bisa dipasang di senjata itu.

Kami merasa bahwa mekanisme menaikkan level senjata ini sangat baik, karena mendorong kami untuk terus bermain dan membuka potensi senjata yang digunakan. Banyaknya attachment juga membuka ruang luas untuk bereksperimen.

Kekurangannya, hal ini membuat permainan kadang tidak terasa adil. Gamer yang baru bermain hanya bisa menggunakan senjata tanpa attachment, sedangkan musuhnya bisa saja memiliki senjata dengan attachment yang lengkap.

Belanja skin di Store

Mata uang ini hanya bisa didapatkan apabila pengguna mengeluarkan uang sungguhan. Soal harga, 100 COD Points dibanderol Rp 15.000, 1.100 COD Points seharga Rp 149.000, 5.000 COD Points seharga Rp 599.000, dan seterusnya.

Sebagai referensi, paket bundel skin Michonne dari serial televisi The Walking Dead dijual seharga 2.400 CP. Bundel ini sudah mencakup skin operator Michonne, tiga skin senjata, dua stiker, satu aksesori charm, dan satu finishing move.

Jika ingin mendapatkan skin secara gratis, pengguna bisa mengikuti program login harian yang diadakan oleh Activision. Login harian saat ini menghadirkan skin operator Soap bernama Heatwave, skin senjata Lachmann Sub bernama Hot Dropper, dan lain-lain.

Memiliki sistem Perk

Ada lima Perk yang ditawarkan, yaitu "Support", "Deadeye", "Scout", "Sentinel", dan "Warden".

Support merupakan Perk yang memungkinkan pengguna untuk mendapatkan damage lebih sedikit dari ledakan, dan ketika "mati" bisa dibangkitkan oleh teman dengan lebih cepat.

Di sisi lain, Deadeye adalah Perk yang lebih agresif, karena memungkinkan pengguna untuk melakukan reload senjata dan mengganti senjata secara lebih cepat, serta mengambil amunisi dari musuh yang sudah ditumpaskan.

Scout adalah Perk yang cocok untuk para sniper. Sebab, mereka memilih kemampuan untuk menahan napasnya lebih lama ketika menggunakan Sniper Rifle. Mereka juga tidak bisa dideteksi oleh radar portabel dan sensor detak jantung.

Berikutnya, ada Sentinel yang memungkinkan darah pengguna dipulihkan setelah mengeliminasi musuh. Seperti Support, Sentinel juga mendapatkan damage lebih sedikit dari ledakan granat.

Terakhir, ada Warden dengan durasi berlari (sprint) yang dua kali lebih panjang ketimbang Perk lainnya. Saat berjongkok, kecepatan berjalan Warden lebih cepat 30 persen.

Setiap Perk memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri, sehingga idealnya pengguna memilih Perk yang sesuai gaya bermainnya.

Kami memilih Warden untuk mendapatkan "healing" darah dan durasi berlari yang lebih cepat, sehingga mengakomodasi gaya bermain kami yang cenderung lebih agresif.

Progres lintas platform

Dengan kata lain, pengguna bisa menyimpan progres permainan COD Warzone mereka di lintas platform. Pengguna bisa melanjutkan progres permainan di COD Warzone Mobile, apabila sebelumnya sudah memainkan COD Warzone di PC atau konsol.

Pengguna juga bisa mentransfer segala barang di dalam game, serta konten yang diperoleh di COD Warzone dan Call of Duty: Modern Warfare III ke versi mobile. Caranya adalah dengan masuk (login) di COD Warzone Mobile dengan akun Activision ID di COD Warzone.

Kami merasa bahwa sistem ini sangat menarik khususnya bagi pengguna yang bermain COD Warzone di PC dan konsol. Akan tetapi, bagi kami yang tidak bermain game itu di platform lainnya, fitur ini tidak menawarkan perbedaan.

Justru, fitur ini membuat hadiah yang kami terima setiap naik level di COD Warzone Mobile menjadi lebih sedikit. Sebab, beberapa level di antaranya menawarkan item atau senjata yang hanya bisa digunakan di COD Warzone PC dan konsol.

Hal ini juga berlaku untuk Battle Pass, yakni sistem yang memberikan item gratis dan berbayar untuk pemain, contohnya skin senjata dan operator.

Terlepas dari itu, jika suatu saat kami berencana bermain COD Warzone di PC atau konsol, setidaknya semua progres mulai dari level hingga Loadout sudah tersimpan. Jadi, kami tidak usah bermain dari awal.

Performa yang cukup memuaskan

Hasilnya, dalam pengaturan 30 fps kami mendapatkan frame rate konsisten 30 fps dalam grafik Low dan Mid. Frame rate ini bisa menurun hingga sekitar 20-an apabila ada banyak granat asap yang dilemparkan secara bersamaan.

Dalam pengaturan 60 fps, kami mencatat perolehan sekitar 32 fps hingga 35 fps dalam setting Low. Sementara itu, frame rate dalam setting Mid berada di kisaran 26 fps hingga 32 fps.

Pencatatan frame rate ini dilakukan dengan software bawaan GPUWatch, yang bisa diakses dengan mengaktifkan fitur Developer Console di ponsel.

Saat bermain lama, kami merasa perangkat kami cukup panas dipegang. Akan tetapi, ponsel tidak benar-benar overheat dan performanya pun tidak menurun.

Untuk daya, baterai Samsung Galaxy A73 menurun dari 100 persen ke 51 persen setelah bermain 2 jam 39 menit. Dengan begitu, kami bisa bermain lama, baik di mode Battle Royale, Rebirth Resurgence, Mobile Royale, maupun Multiplayer.

Masih ada bug

Bug ini membuat kami tidak bisa melihat UI senjata sekunder (secondary) apa yang kami pakai atau yang baru dicuri dari musuh. Akibatnya, kami beberapa kali menggunakan senjata yang kurang tepat setelah amunisi senapan pertama (primary) habis.

Di luar itu, sebenarnya bug ini tidak terlalu merusak COD Warzone Mobile. Namun, hal ini merefleksikan bahwa COD Warzone Mobile merupakan game baru yang masih belum sempurna, sehingga harus dipoles lebih lanjut oleh pihak developer.

Alat kontrol bisa dikustomisasi

Gamer diberikan kebebasan untuk memindahkan lokasi tombol-tombol tersebut, dan mengubah ukuran setiap tombol itu.

Selain itu, pengguna juga dapat memilih preset HUD yang sudah disediakan, mulai dari "Default Auto", "Enhanced Auto", "Pro", "Toggle Weapons", "Classic", "Popular", "Fortified", hingga "Default Controller".

Sebagai contoh, preset Pro menaruh tombol menembak dan berjalan di bagian bawah, sedangkan tombol membidik dan berjongkok dipindahkan ke atas layar.

Kami memilih tampilan yang sudah kami rancang sendiri, karena lebih cocok dengan ukuran jari dan kenyamanan kami.

Masih bicara soal kontrol, COD Warzone Mobile tidak hanya mendukung sentuhan layar alias touchscreen, tetapi juga controller Backbone One dan controller Bluetooth.

Bisa pakai Gyro

Call of Duty Warzone Mobile mendukung sistem Gyro, yakni fitur yang memungkinkan pengguna untuk mengontrol kamera dalam game dengan menggerakkan smartphone.

Jadi, smartphone seolah-olah menyimulasikan mouse komputer, yang mempermudah pengguna saat bermain game shooter dengan sudut pandang orang pertama (first person shooter/FPS).

Untuk mengaktifkannya, pengguna perlu menuju menu "Settings" > "Controls" > "Gameplay", kemudian gulir (scroll) ke bawah hingga menemukan opsi "Gyroscope".

Ketuk menu tersebut dan pilih "Enable". Setelah itu, pengguna bisa memilih pengaturan Gyro seperti sensitivitas horizontal, vertikal, reverse axis, dan lain sebagainya.

Perbedaan dari COD Mobile

Bila dibandingkan dengan game Call of Duty Mobile, Call of Duty Warzone Mobile memiliki sejumlah perbedaan yang membuatnya unik. Berikut ini perbedaan Call of Duty Mobile dan Call of Duty Warzone Mobile:

Beda developer dan penerbit

Call of Duty Warzone Mobile dikembangkan oleh Activision Shanghai Studio, Beenox, Digital Legends, serta Solid State Studios, dan diterbitkan langsung oleh Activision.

Sementara itu, Call of Duty Mobile digarap oleh TiMi Studio Group dan diterbitkan oleh Activision. Untuk di Asia Tenggara,  Call of Duty Mobile diterbitkan oleh Garena, yang beroperasi juga di Indonesia.

Karena beroperasi juga di Indonesia, Call of Duty Mobile memiliki laman media sosial yang mendukung Bahasa Indonesia.

Media sosial ini berguna tidak hanya untuk berinteraksi dengan pengguna, tetapi juga untuk memberikan informasi terkini terkait pembaruan (update) Call of Duty Mobile.

Di sisi lain, Call of Duty Warzone Mobile tidak memiliki laman media sosial yang mendukung Bahasa Indonesia. Dengan begitu, pengguna Indonesia harus memanfaatkan laman media sosial global untuk mendapatkan berita update teranyar.

Beda gameplay

CODM mempunyai mode Battle Royale dengan 100 pemain, sedangkan COD Warzone Mobile menawarkan pengalaman Battle Royale dengan 120 pemain (mode Battle Royale) atau 48 pemain (mode Rebirth Resurgence).

Oleh sebab itu, mode Battle Royale di COD Warzone Mobile lebih menantang dan gameplay-nya lebih lama dibandingkan COD Mobile. Di sisi lain, Rebirth Resurgence dihadirkan untuk gameplay yang lebih singkat.

Di CODM, peta mode Battle Royale dibagi menjadi Isolated, Blackout, Alcatraz, sedangkan di COD Warzone Mobile mencakup Rebirth Island dan Verdansk.

Peta di COD Warzone Mobile lebih luas (open-world) sehingga pengguna akan sering berduel jarak jauh. Ini berbeda dari peta CODM yang lebih sempit sehingga mendorong terjadinya pertempuran jarak dekat.

Bisa melanjutkan progres di platform lain

Seperti yang sebelumnya sudah dijelaskan, Call of Duty Warzone Mobile memiliki sistem cross-progression, yang memungkinkan pengguna menyimpan progres permainan COD Warzone mereka di lintas platform.

Pengguna bisa melanjutkan progres permainan di COD Warzone Mobile, apabila sebelumnya sudah memainkan COD Warzone di PC atau konsol.

Progres ini mencakup level akun, koleksi senjata, Loadout, skin yang dimiliki, progres Battle Pass, dan masih banyak lagi.

Untuk melanjutkan progres permainan, pengguna cukup login akun Activision ID yang sama di COD Warzone Mobile, PC, dan konsol.

Di sisi lain, CODM merupakan game mobile yang berdiri sendiri, tidak terkoneksi dengan game COD lainnya. Semua progres yang diperoleh di CODM hanya bisa dinikmati dalam game itu, mulai dari level akun hingga progres Battle Pass.

Fokus pada Battle Royale

COD Warzone Mobile memiliki fokus pada Battle Royale, berbeda dari CODM yang cenderung lebih fokus pada mode Multiplayer 5v5.

Walaupun fokusnya seperti itu, COD Warzone Mobile tetap menghadirkan mode Multiplayer seperti Team Deathmatch, Kill Confirmed, dan Hardpoint.

Hanya saja, mode Multiplayer COD Warzone Mobile saat ini masih terbatas karena belum memiliki mode "Zombies", "Ranked", "Tournament", "Ground War", "Search & Destroy", "Training Mode", dan masih banyak lagi.

Mengingat COD Warzone Mobile baru diluncurkan, ada kemungkinan ke depannya Activision bakal memperkenalkan lebih banyak mode untuk dinikmati gamer.

Kesimpulan

Kesimpulannya, Call of Duty Warzone Mobile merupakan game dengan mode Battle Royale yang menyenangkan untuk dimainkan. Mode Battle Royale juga dilengkapi berbagai mekanisme menarik, sehingga membedakannya dari game Battle Royale lainnya.

COD Warzone Mobile menawarkan kustomisasi yang luas, baik dari senjata, loadout, maupun tampilan kontrol. Game ini pun juga menawarkan progres lintas platform yang memungkinkan pemain melanjutkan progres COD Warzone Mobile di COD Warzone versi PC dan konsol.

Kekurangannya, game ini masih memiliki bug yang harus diperbaiki. Selain itu, sistem kustomisasi senjata dan Loadout bisa saja terasa tidak adil bagi pengguna yang baru memainkan COD Warzone Mobile.

Jika tertarik, pengguna sudah bisa mengunduh dan menikmati COD Warzone Mobile secara gratis di platform iOS dan Android. Spesifikasi COD Warzone Mobile bisa disimak dalam artikel di tautan berikut ini.

https://tekno.kompas.com/read/2024/04/01/12000037/kesan-main-call-of-duty-warzone-mobile-8-jam-visual-apik-mekanisme-menarik

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke