Minggu, 19 Mei 2013
Selamat Datang   |    Register   |  

Avaya Siapkan Solusi IP Office untuk UKM

Dibaca:
Komentar :
del/KOMPAS.com

Ray Teske, Managing Director, Avaya Asian, saat melakukan presentasi pada Selasa siang (18/9/2012)

del/KOMPAS.comRay Teske, Managing Director, Avaya Asian, saat melakukan presentasi pada Selasa siang (18/9/2012)

Jakarta, KOMPAS.com - Avaya memperkenalkan solusi IP Office di Indonesia. IP Office merupakan solusi unified communication (UC) yang ditujukan untuk usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia.

"Solusi Avaya IP Office sangat fleksibel, sehingga cocok untuk UKM," kata Endang Rachmawati, Country Director, Avaya Indonesia, saat berbincang dengan KompasTekno, Selasa (18/9/2012).

"Bisa saja sebuah UKM memulai dengan layanan IP Office yang paling standar. Namun, dengan bertambahnya waktu dan berkembangnya usaha, UKM pasti butuh infrastruktur yang lebih. Layanan kami mendukung hal tersebut," lanjut Endang.

Endang tidak memungkiri kalau harga solusi IP Office milik Avaya memiliki harga yang tidak jauh berbeda dibandingkan dengan perusahaan pesaing. Namun, solusi milik Avaya memiliki beberapa kelebihan.

Solusi IP Office disimpan dalam sebuah alat. Avaya telah menyajikan semua fitur yang mereka miliki dalam alat tersebut. Sebuah UKM bisa saja hanya memulai dengan sebuah fitur dasar, seperti call center.

Apabila ingin menambah fitur lainnya, seperti recording percakapan, biasanya sebuah UKM perlu menambah fitur baru. Sedangkan dengan menggunakan solusi dari Avaya, UKM tersebut hanya perlu membayar lisensi dari fitur yang diinginkan dan mereka bisa langsung menggunakannya, tanpa harus menambah perangkat baru.

Di saat yang bersamaan, Endang juga memperkenalkan sebuah aplikasi video conference buatan Avaya yang dinamakan Scopia. Aplikasi ini dapat digunakan dari berbagai perangkat, seperti iPad, tablet berbasis Android, hingga smartphone. Melalui perangkat ini, pengguna dapat melakukan meeting dari mana saja, asalkan terdapat koneksi Internet.

Saat ditanya mengenai perbedaan Scopia dengan aplikasi video conference lainnya, seperti Skype, Endang menjawab kalau aplikasi ini lebih mengedepankan kualitas gambar video.

 

 

TERBARU
Hardware
Minggu, 19 Mei 2013 11.54 WIB
GPS Membantu Peringatan Dini Tsunami
Internet
Minggu, 19 Mei 2013 11.05 WIB
Ada Kanal Khusus Film Horor di YouTube
e-Business
Minggu, 19 Mei 2013 10.57 WIB
Tamasya di Taman Bermain ala Google - Bagian 1
e-Business
Minggu, 19 Mei 2013 09.55 WIB
Yahoo Siapkan Rp 10 Triliun "Cash" untuk Tumblr
Gadget
Sabtu, 18 Mei 2013 16.27 WIB
Juni, BlackBerry Q10 Meluncur di Indonesia
TERPOPULER
Kamis, 16 Mei 2013 11.48 WIB
BBM di Android dan iOS, Apa Guna BlackBerry?
Sabtu, 18 Mei 2013 17.46 WIB
YouTube Bakal Bebas "Buffering"
Kamis, 16 Mei 2013 17.58 WIB
Kesan Pertama Menjajal BlackBerry Q5
Jumat, 17 Mei 2013 17.19 WIB
Microsoft Ejek Google di Parodi Iklan Chrome
Jumat, 17 Mei 2013 16.00 WIB
Sitra Wimax Hentikan Layanan Internet
Kamis, 16 Mei 2013 11.21 WIB
Bill Gates Ingin seperti Steve Jobs
Kamis, 16 Mei 2013 13.39 WIB
Kapan BlackBerry Q5 Masuk Indonesia?
Kamis, 16 Mei 2013 01.17 WIB
Google Perkenalkan Galaxy S4 Versi "Polos"
Kamis, 16 Mei 2013 15.19 WIB
Galaxy S4 Pecahkan Rekor Penjualan Tercepat