Beginilah Cara Kerja Mesin Pencari Google

google

Gambar desain dekoratif (doodle) di halaman utama Google, turut rayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-67, Jumat (17/8/2012)

google Gambar desain dekoratif (doodle) di halaman utama Google, turut rayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-67, Jumat (17/8/2012)


KOMPAS.com — Google baru saja meluncurkan sebuah situs baru yang dinamakan "How Search Works". Melalui situs ini, pengguna dapat mengetahui betapa rumitnya proses kerja dari layanan pencarian Google Search.

Dalam situs tersebut, pengguna dapat menemukan berbagai grafik dan juga animasi yang menarik. Melalui animasi ini, Google berhasil menjelaskan proses pencarian dengan cara yang sangat mudah untuk dipahami.

Secara garis besar, ada tiga langkah yang dilakukan oleh sistem pencarian Google. Ketiga langkah tersebut adalah Crawling & Indexing, Algoritma, dan Fighting Spam.

Sistem Google akan memulai proses pencarian dengan mencari kata yang diinginkan oleh pengguna ke sekitar 30 triliun halaman situs yang ada di dunia maya.

Setelah selesai mencari, kata-kata tersebut akan dibuatkan indeks. Saat proses indexing selesai dikerjakan, proses algoritma super-rumit akan mulai bekerja memilah-milah konten mana yang diprediksi paling sesuai dan akhirnya sistem akan menampilkan hasilnya kepada pengguna.



Hebatnya, semua proses pencarian tersebut dilakukan dengan waktu supercepat, yaitu sekitar 1/8 detik saja.

 

Google

Selain proses tersebut, Google juga menghadirkan beberapa slide yang mengungkapkan bagaimana sistem mampu melawan situs berisikan spam atau pesan sampah. Dalam slide ini, Google membeberkan cara mereka menghapus dan bagaimana cara mereka bertarung dengan spam.

Ingin tahu secara detail bagaimana Google Search bekerja? Simak tautan berikut ini untuk menemukan jawabannya.

Editor: Reza Wahyudi

 

TERBARU
Hardware
Sabtu, 23 Mei 2015 12.55 WIB
Uber Uji Mobil Tanpa Supir
Gadget
Sabtu, 23 Mei 2015 10.23 WIB
Menkominfo Ingin Ponsel 4G Rp 400.000-an
Internet
Sabtu, 23 Mei 2015 08.36 WIB
Inikah Browser yang Jadi Alat Mata-mata?
e-Business
Jumat, 22 Mei 2015 18.01 WIB
4 Agenda Prioritas BRTI Menurut Menkominfo