Ruang Pemilihan Paus Telah "Dibentengi"

 

KOMPAS.com - Proses pemilihan Paus baru, atau biasa disebut dengan nama konklaf, pengganti Paus Benediktus XVI akan diadakan pada hari Selasa (12/3/2013), waktu Roma, Italia.

Menjelang konklaf, segala persiapan untuk proses pemilihan ini pun sudah dilakukan, terutama di ruang pemilihan, Kapel Sistina.

Pihak Gereja telah memasang berbagai mesin pengacak elektronik (electronic jammer) di lantai palsu. Mesin tersebut akan digunakan untuk menjaga agar tidak ada signal radio yang bisa keluar dari ruangan Kapel.

Selain itu, baik ruangan Kapel dan tempat tinggal sementara kardinal selama konklaf, akan diperiksa dengan menggunakan perangkat anti-bugging scanner. Perangkat ini berfungsi untuk menemukan microfon tersembunyi dalam ruangan.

Para kardinal yang mengikuti proses pemilihan ini memang harus mematuhi larangan yang tetap dipegang teguh sampai kini. Mereka tidak diperkenankan membawa alat komunikasi apa pun. Para kardinal juga dilarang berkomunikasi keluar dengan siapa pun.

Hal tersebut dilakukan karena proses pemilihan berlangsung secara rahasia, setidaknya hingga proses pemilihan selesai.

Dikutip dari The Verge, Selasa (12/3/2013), perangkat seperti televisi, radio, dan segala jenis perangkat penyuplai berita dari "dunia luar" juga dilarang. Semua peserta juga akan dipindai dengan pendeteksi metal sebelum memasuki ruangan Kapel.

 

TERBARU
Internet
Rabu, 22 April 2015 06.59 WIB
Google Bantu Netizen "Terjebak di Masa Lalu"
Gadget
Selasa, 21 April 2015 19.48 WIB
Inilah Tampilan Oppo Joy Terbaru
Gadget
Selasa, 21 April 2015 18.22 WIB
Ini Alasan Zenfone 2 Pakai RAM 4 GB
e-Business
Selasa, 21 April 2015 16.57 WIB
Kenapa Perempuan Harus Berperan dalam Teknologi?
Gadget
Selasa, 21 April 2015 16.42 WIB
Ponsel Oppo Joy Plus Dibanderol Rp 1,4 Juta
TERPOPULER
Kamis, 16 April 2015 14.32 WIB
Begini Cara Bedakan Galaxy S6 Asli dan "KW"
Senin, 20 April 2015 14.21 WIB
Tak Ada Lagi Smartphone "Samsung" di Jepang
Rabu, 15 April 2015 13.15 WIB
Dibongkar, "Harga Asli" Galaxy S6 Edge Terungkap
Senin, 20 April 2015 10.53 WIB
Gara-gara Galaxy S6, Apple Tinggalkan Samsung