Mantan CEO BlackBerry: Saya Tidak Menyesal - Kompas.com

Mantan CEO BlackBerry: Saya Tidak Menyesal

Reska K. Nistanto
Kompas.com - 24/11/2014, 09:32 WIB
Geoff Robins/Reuters
CEO BlackBerry Thorsten Heins
KOMPAS.com - Mantan bos BlackBerry, Thorsten Heins mengatakan bahwa dirinya tidak menyesal dengan segala keputusan yang dibuatnya selama memimpin BlackBerry. Bahkan, Heins juga membeberkan beberapa capaiannya selama memimpin perusahaan Kanada tersebut.

Heins yang meletakkan jabatannya sebagai CEO BlackBerry pada November 2013 itu mengatakan hal tersebut dalam sebuah wawancara dengan Cnet dan dikutip oleh KompasTekno, Sabtu (22/11/2014).

Menurut Heins, selama ia memimpin BlackBerry dalam kurun tujuh tahun, waktu dua tahun terakhirnya disebut sebagai masa-masa yang paling membanggakan bagi dirinya.

"Saya tidak menyesal sepanjang tujuh tahun memimpin BlackBerry, saya mengalami waktu yang fantastis di sana, terutama dua tahun terkahir yang membanggakan," demikian ujar Heins.

Dijelaskan oleh Heins, selama ia menjabat sebagai CEO, ia memiliki tugas berat untuk menstabilkan perusahaan dalam hal finansial, arah strategi, biaya dan operasi.

Hal tersebut harus dilakukannya sembari berinovasi menciptakan sistem operasi BlackBerry 10 (BB10), menghadirkan layanan BlackBerry Messenger (BBM) ke lintas platform, dan memperkenalkan BlackBerry Enterprise Server (BES) 10 ke pasar.

"Saya harus merestrukturisasi perusahaan sembari meminta agar orang-orang yang tetap tinggal menjalankan program besar dengan tekanan yang tinggi," imbuh Heins.

Heins mengklaim dirinya berhasil meletakkan pondasi bagi BlackBerry untuk mendirikan pasar lebih kuat. "Saya kira itu pencapaian tersendiri mengingat kondisi situasi saat itu," katanya.

Fokus Heins saat menjabat adalah membawa BlackBerry fokus di pasar konsumer. Beberapa usahanya untuk menarik konsumen dari kalangan awam adalah dengan membuat smartphone BB10, mengangkat artis Alicia Keys sebagai Creative Director BlackBerry, dan memasang iklan di ajang Super Bowl 2013.

Kini, setelah era Heins berakhir, BlackBerry dipimpin oleh CEO baru, John Chen yang lebih fokus ke pasar korporasi dan enterprise. Heins pun turut mengomentari tentang kepemimpinan Chen di BlackBerry.

"Saya tidak menilai Chen dari apa yang dilakukannya, menurut saya Chen adalah manajer dan CEO yang berbakat, ia mengembangkan strategi berdasar (pondasi) yang saya buat, ia harus melakukan perombakan besar-besaran dan ia bekerja dengan giat," demikian pengakuan Heins.

PenulisReska K. Nistanto
EditorReza Wahyudi
SumberCNET
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM