Kamis, 23 Maret 2017

Telkomsel Bersiap Gelar 4G di Seluruh Ibu Kota Kabupaten Indonesia

Yoga Hastyadi Widiartanto/Kompas.com Ilustrasi

LAMPUNG, KOMPAS.com - Direktur Network Telkomsel Sukardi Silalahi mengatakan bahwa Telkomsel telah mulai memasang 4G di hampir seluruh ibu kota kabupaten di Indonesia, termasuk wilayah perbatasan yang sulit dijangkau. Rencananya pemasangan tahap awal ini akan selesai pada 2017.

“Sekarang kira-kira tinggal sekitar 50 ibu kota kabupaten lagi dari total seluruh ibu kota kabupaten yang ada di Indonesia. Rencananya pemasangan 4G (tahap awal) ini akan selesai pada 2017,” ujar Sukardi saat ditemui di sela-sela Peresmian 4G Telkomsel di Seluruh Ibu Kota Kabupaten di Sumatera, Jumat (17/3/2017).

Pemasangan 4G tersebut baru merupakan tahap awal dengan lingkup jangkauan sinyal yang kecil dan base transceiver station (BTS) yang hanya terdiri dari satu atau dua unit saja. Artinya, meski suatu ibu kota kabupaten sudah memiliki koneksi 4G, bukan berarti seluruh bagian kota tersebut bisa mengaksesnya.

Agar bisa lebih banyak masyarakat yang bisa mengakses, koneksi 4G tersebut masih perlu diperluas. Misalnya dengan menambah jumlah BTS yang ada di wilayah ibu kota kabupaten tertentu.


Advertisment

Namun Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah mengatakan bahwa perusahaan masih perlu melakukan kajian lebih dalam sebelum memperluas persebaran sinyal 4G tersebut. Dengan demikian, coverage 4G di beberapa ibu kota kabupaten tidak akan tersebar di tahun 2017 ini.

“Kalau yang disebutkan (Sukardi) itu soal ketersediaan akses. Jadi belum blanket coverage, belum menyelimuti satu ibu kota kabupaten. Untuk blanket coverage ini kami masih perlu mengkaji banyak hal lebih dulu,” terang Ririek dalam kesempatan yang sama.

Sebelumnya, Telkomsel mengumumkan telah menggelar 4G di 154 ibu kota kabupaten di Sumatera. Dua ibu kota kabupaten di antaranya adalah Bandar Lampung dan Jambi.

Dengan tambahan coverage di Sumatera, maka total sudah ada sekitar 200 ibu kota kabupaten yang mendapatkan coverage 4G Telkomsel secara menyeluruh. Sedangkan di seluruh Indonesia totalnya terdapat lebih dari 540 ibu kota kabupaten.

Baca: 4G Telkomsel Rambah 154 Kota dan Kabupaten di Sumatera

Blanket coverage 4G

Keputusan untuk membangun 4G dengan coverage menyelimuti suatu wilayah kadang menjadi suatu dilema. Menurut Ririek, keputusan tersebut ibarat ayam dan telur; membingungkan mana yang harus lebih dulu ada.

Masyarakat di daerah tentu sangat diuntungkan dengan adanya akses internet cepat. Tapi ketika infrastruktur tersedia, handset pendukung yang bisa digunakan untuk mengakses internet 4G bisa jadi belum masuk. Begitu juga sebaliknya.

“Jadi sebelum membangun 4G kami mempertimbangkan beberapa hal, termasuk ketersediaan infrastruktur seperti fiber optik, radio atau satelit, dan penetrasi handset 4G. Kan percuma kalau misalnya sudah bangun, tapi ternyata handset yang bisa memakainya masih sedikit,” ujarnya.

“Tapi di sisi lain, kadang ini seperti ayam dan telur. Ketika di suatu wilayah tidak ada 4G, lalu kami bangun, ternyata penetrasi handset malah ikut naik,” imbuh Ririek.

Saat ini, menurut Ririek, Telkomsel berniat untuk lebih agresif dalam membangun 4G di seluruh wilayah Indonesia hingga ke pelosok dan perbatasan. Pembangunan ini, tentu saja, dengan mempertimbangkan potensi dan kemungkinan masuknya handset pendukung ke wilayah yang akan dibangun.

“Saya belum bisa pastikan kapan blanket coverage di seluruh ibu kota kabupaten. Tapi saat ini 4G di sudah menjangkau seluruh ibu kota kabupaten di Sumatera. Dengan tambahan itu, kalau dikira-kira, jangkauan 4G Telkomsel sudah mencapai 30 persen populasi Indonesia,” terang Ririek.

“Kami biasanya menyebutkan sudah meng-cover satu wilayah jika jangkauan kami di sana sudah mencapai minimal 80 persen. Kalau belum ya belum kami umumkan sebagai ter-cover,” jelasnya.


Penulis: Yoga Hastyadi Widiartanto
Editor : Deliusno
TAG: