Travis Kalanick Tak Akan Kembali Dijadikan CEO Uber - Kompas.com

Travis Kalanick Tak Akan Kembali Dijadikan CEO Uber

Yoga Hastyadi Widiartanto
Kompas.com - 08/08/2017, 08:27 WIB
Travis Kalanick, cofounder dan CEO of Uber TOBIAS HASE/AFP/Getty Images Travis Kalanick, cofounder dan CEO of Uber

KOMPAS.com - Co-founder sekaligus anggota dewan Uber, Garett Camp, memastikan bahwa mantan CEO Uber Travis Kalanick tak akan menduduki jabatannya kembali.

Seorang sumber mengatakan, Garett Camp membeberkan kepastian itu melalui e-mail yang dikirimkan kepada para karyawan Uber. E-mail itu berisikan jawaban atas gosip dan pertanyaan mengenai kemungkinan kembalinya Travis Kalanick sebagai CEO.

“Pencarian CEO baru Uber adalah prioritas utama dewan perusahaan. Ini sudah waktunya untuk memulai babak baru dan mendapatkan pemimpin perusahaan yang tepat,” demikian ditulis Garett Camp dalam e-mail tersebut.

“Meski banyak rumor yang beredar di berita, saya pastikan Travis Kalanick tidak kembali menjabat sebagai CEO,” imbuhnya.

Baca: Inikah Calon CEO Uber yang Baru?

Sebagaimana dilansir KompasTekno dari Recode, Selasa (8/8/2017), saat ini Uber sedang mencari pengganti Travis Kalanick yang diminta untuk mengundurkan diri oleh beberapa pemegang saham besar.

Dewan perusahaan sudah menyusutkan jumlah kandidatnya menjadi empat orang dan tinggal menentukan salah satu. Sementara itu Travis Kalanick mengumbar cerita bahwa dirinya bakal bertindak seperti Steve Jobs, yakni kembali ke perusahaan yang didirikan dan memecatnya.

Selain itu, beberapa waktu lalu juga sempat muncul petisi online yang meminta agar Travis Kalanick diangkat kembali menjadi CEO.

Baca: Pegawai Uber Sebar Petisi, Minta Travis Kalanick Kembali Dijadikan CEO

PenulisYoga Hastyadi Widiartanto
EditorDeliusno
SumberRecode
Komentar