Pakai Chip Mediatek, Bagaimana Performa Galaxy J7 Plus? - Kompas.com

Pakai Chip Mediatek, Bagaimana Performa Galaxy J7 Plus?

Oik Yusuf
Kompas.com - 02/11/2017, 19:05 WIB

KOMPAS.com - Smartphone Samsung, termasuk seri J, biasanya dibekali dengan chip Exynos buatan Samsung sendiri atau Snapdragon besutan Qualcomm. Namun Samsung mengambil langkah berbeda untuk Galaxy J7+ dengan membenamkan prosesor Helio P20 buatan MediaTek.

Nama MediaTek -salah satu pabrikan chip asla China- selama ini cenderung lekat dengan perangkat-perangkat entry level. Lalu bagaimana kinerja Galaxy J7+? Apakah tetap bisa diandalkan atau malah melorot ke papan bawah?

Pengamat gadget Romi Hidayat mengatakan bahwa chip Helio P20 di jantung Galaxy J7+ ternyata membuahkan performa yang mumpuni. Hal ini menurut Romi, antara lain, dapat dilihat dari skor benchmark AnTuTu Galaxy J7+ yang hampir menyentuh kisaran 60.000 poin.

"Dari pengalaman saya, smartphone seharusnya bisa menembus skor 30.000 poin untuk bisa digunakan sehari-hari dengan nyaman, mulai dari browsing hingga main game casual," kata Romi saat berbicara dalam media workshop Galaxy J7+ di Jakarta, Rabu (1/11/2017).

"Nah, kalau skornya (AnTuTu) sudah 50.000 ke atas berarti 'aman'. Nilai benchmark smartphone kelas menengah biasa memang berkisar di angka itu," lanjut Romi yang telah menguji langsung kinerja chip Helio P20 di dalamnya.

Helio P20 sendiri merupakan prosesor octa-core kelas menengah yang dibekali 8 inti CPU Cortex-A53 berkecepatan 2,3 GHz dan pengolah grafis (GPU) Mali T880 MP2 berkecepatan 900 MHz.

Selain prosesor Helio P20, Samsung Galaxy J7+ dibekali dengan RAM 4 GB, media penyimpanan 32 GB, slot micro SD dengan dukungan kapasitas kartu hingga 256 GB,  baterai 3.000 mAh, layar S-AMOLED 5,5 inci (1.920 x 1.080 piksel), kamera ganda 13 megapiksel + 5 megapiksel, dan kamera depan 16 megapiksel.

Baca juga : Berkamera Ganda, Berapa Harga Galaxy J7 Plus di Indonesia?

"Setara Snapdragon 625"

Selain performa mumpuni untuk ukuran papan tengah, Romi juga mencatat bahwa Galaxy J7 Plus relatif tidak terasa panas ketika dipaka bermain game. Berbeda dari chip MediaTek lain yang duduk di kelas high-end, seperti Helio X20 dan Helio X30, menurut dia.

"Pengalaman saya memakai smartphone dengan chip MediaTek, seperti Helio X20 dan X30, semua terasa panas di tangan (ketika bermain game), tapi tidak di Helio P20 (di Galaxy J7 Plus) ini. Memang terasa agak hangat tapi tidak sampai mengganggu," tutur Romi.

Bagaimana dengan daya tahan baterainya? Romi mengaku Galaxy J7+ sanggup bertahan menyala selama setidaknya 12 jam dalam skenario penggunaan casual sehari-hari, dengan catatan screen-on time 6 jam.

Senada dengan Romi, YouTuber dan pengulas gadget Putu Reza mengungkapkan bahwa Galaxy J7+ yang digunakannya selama seminggu terakhir sanggup bertahan menyala selama setidaknya setengah hari dalam satu kali pengisian baterai.

"Saya berangkat pukul 7 pagi, masih kuat hingga kembali ke rumah pukul 7 malam," ujarnya. "Karena memakai teknologi fabrikasi 16nm, suhu chip Helio P20 pun relatif dingin," imbuh Reza.

Kalau mau dibandingkan, kira-kira chip mana yang setara dengan Helio P20 milik Galaxy J7 Plus? Baik Romi maupun Reza sepakat menyebut Snapdragon 625 sebagai kawan "sepantaran" Helio P20.

"Seperti Snapdragon 625, Helio P20 punya kinerja mumpuni dan hemat baterai," pungkas Romi.


PenulisOik Yusuf
EditorReza Wahyudi
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM