Tiap Jual 1 iPhone, Apple Untung Rp 2 Juta - Kompas.com

Tiap Jual 1 iPhone, Apple Untung Rp 2 Juta

Fatimah Kartini Bohang
Kompas.com - 29/12/2017, 08:07 WIB
Pengunjung menjajal tablet iPad di Apple Store Singapura, saat resmi dibuka Sabtu (27/5/2017).Reska K. Nistanto/KOMPAS.com Pengunjung menjajal tablet iPad di Apple Store Singapura, saat resmi dibuka Sabtu (27/5/2017).

KOMPAS.com - Setiap penjualan satu unit iPhone, Apple meraup profit rata-rata 151 dollar AS atau sekitar Rp 2 jutaan. Angka itu hampir lima kali lipat dibanding profit yang diperoleh Samsung, setiap menjual satu unit smartphone Galaxy.

Menurut firma penelitian Counterpoint, Samsung hanya mengambil keuntungan rata-rata 31 dollar AS atau setara Rp 418.000-an untuk setiap penjualan unit smartphone-nya.

Angka ini mengacu pada analisa pasar selama periode Juli hingga September 2017. Selain Apple dan Samsung, Counterpoint juga menganalisa profit penjualan per unit dari pabrikan China semacam Huawei, Oppo, Vivo, dan Xiaomi.

“Profit penjualan per unit Apple lima kali lebih tinggi dari Samsung dan sekitar 14 kali lebih tinggi dari rata-rata profit brand China,” begitu tertera pada laporan Counterpoint.

Baca juga: Tiap Detik, Pemasukan Apple Bertambah Rp 19 Juta

Huawei, Oppo, dan Vivo, secara berurutan mengambil untung rata-rata 15 dollar AS (Rp 202.000-an), 14 dollar AS (Rp 189.000-an), dan 13 dollar AS (Rp 175.000-an), untuk penjualan satu unit smartphone.

Sementara itu, Xiaomi mengambil profit paling kecil, yakni rata-rata hanya 2 dollar AS atau Rp 27.000-an per unit smartphone. Hal ini tak mengherankan mengingat pabrikan yang dinakhodai Lei Jun tersebut selalu menawarkan harga perangkat yang “merusak” pasar.

Secara keseluruhan, profit yang diraup para pabrikan smartphone pada periode Juli hingga September 2017 meningkat 13 persen dari tahun ke tahun. Dari total profit yang terhitung, Apple meraup 60 persen sendiri.

Lantas Samsung yang merupakan vendor smartphone terbesar di dunia menduduki posisi kedua daftar vendor dengan profit terbesar, yakni 26 persen. Di bawahnya ada Huawei sebesar 4,9 persen.

Penggabungan profit dari pabrikan China semacam Huawei, Oppo, Vivo, dan Xiaomi, menyentuh angka 1,5 miliar dollar AS (Rp 20 triliun) selama tiga bulan, sebagaimana dilaporkan KompasTekno, Jumat (29/12/2017), dari GadgetsNow.

“Ini adalah pertama kalinya para vendor China bisa menembus keuntungan kumulatif 1,5 miliar dollar AS dalam satu kuartal,” kata tim peneliti.

“Pertumbuhan vendor China tak lepas dari strategi penjualan yang tak hanya menjual perangkat murah, tapi juga mencampurnya dengan perangkat kelas menengah dan perangkat high-end,” ia menambahkan.

PenulisFatimah Kartini Bohang
EditorReska K. Nistanto
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM