Salin Artikel

Snack Video Disebut Ajukan Sanggahan ke OJK Setelah Diblokir Kominfo

"Atas permintaan otoritas terkait, aplikasi tersebut sudah tidak dapat diakses," kata Menteri Kominfo Johnny G Plate melalui pesan singkat kepada KompasTekno, Rabu (3/3/2021).

Namun, Johnny mengatakan saat ini pihak Snack Video sedang mengajukan sanggahan terkait  legalitas mereka ke OJK. "Dengan kondisi ini, maka posisi Kominfo selanjutnya juga akan ditentukan oleh hasil sanggahan tersebut," imbuh Johnny.

KompasTekno telah menghubungi OJK untuk konfirmasi. Namun, pihak OJK masih belum memberikan jawaban pasti. "Kami cek (dulu)," kata Ketua Satgas Waspada Investasi OJK, Tongam L Tobing, melalui pesan singkat.

Kendati sudah diblokir, aplikasi Snack Video masih bisa ditemukan dan diunduh lewat toko aplikasi Play Store. Aplikasi Snack Video pun masih bisa diakses lewat sebagian penyedia layanan internet broadband dan seluler.

Ketika coba diakses lewat penyedia layanan internet yang sudah memblokir, aplikasi Snack Video menampilkan pesan error berbunyi "Can't connect to server".

Belum terdaftar sebagai PSE

Tongam mengatakan, Snack Video diblokir karena belum terdaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) di Kementerian Kominfo. Aplikasi tersebut juga dinyatakan tidak memiliki badan hukum dan izin di Indonesia.

"Kami sudah bahas dengan pengurus Snack Video dan tedapat kesepakatan untuk menghentikan kegiatannya sampai izin diperoleh," kata Tongam.

Di situs pse.kominfo.go.id, Snack Video memang tidak terdaftar sebagai PSE. Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara menyatakan bahwa Sanck Video adalah aplikasi ilegal.

Kepala OJK Sulawesi Tenggara Mohammad Fredly Nasution, mengatakan Snack Video tidak memiliki izin dan diduga merupakan aplikasi money game (permainan uang).

Aplikasi tersebut diduga menawarkan pendapatan untuk pengguna dengan hanya menonton video dari unggahan pengguna lain dan menggnakan sistem mengajak teman, serupa dengan sistem multi level marketing (MLM).

"Oleh karena itu, masyarakat diminta waspada pada kegiatan ini, karena hanya menjual membership, bukan kepemilikan property," tutur Fredly.

OJK Sultra juga mengimbau masyarakat tidak melakukan investasi pada entitas yang juga diduga ilegal yakni Vtube dan Tiktokcash. Baik Vtube maupun Tiktokcash kini sudah diblokir Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo).

https://tekno.kompas.com/read/2021/03/03/16280057/snack-video-disebut-ajukan-sanggahan-ke-ojk-setelah-diblokir-kominfo

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.