Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Menjajal Kamera Periskop Realme 12 Pro Plus, Begini Hasil Fotonya

Salah satu fitur andalan Realme 12 Pro Plus adalah kamera periskop. Realme mengeklaim Realme 12 Pro Plus menjadi smartphone kelas menengah pertama yang memiliki lensa periskop. Sebab, selama ini, kamera periskop umumnya hanya hadir di smartphone flagship.

“Kami berinvesatasi cukup banyak di segmen ini (kamera). Salah satunya Realme 12 Pro Plus, lensa periskop pertama untuk kelas mid-range,” ungkap Public Relations Manager Realme Indonesia, Krisva Angnieszca kepada KompasTekno.

KompasTekno berkesempatan untuk menjajal langsung kamera periskop di Realme 12 Pro Plus, dalam sebuah acara yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia.

Untuk konfigurasinya, kamera Realme 12 Pro Plus mencakup kamera utama 50 MP dan kamera ultrawide 8 MP, dan kamera telefoto 64 MP (f/2.6) dengan zoom optis 3x yang menggunakan sensor OmniVision OV64B berukuran 1/2 inci.

Fitur kamera yang diunggulkan Realme 12 Pro Plus adalah “Portrait 3x” dan “SuperZoom 120x”. Fitur pertama memungkinkan pengguna memotret model ala profesional layaknya menggunakan kamera DSLR.

Sebab, aperture (f) kamera dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Semakin kecil angka f-nya, semakin bokeh hasilnya.

Sementara itu, fitur SuperZoom 120x memungkinkan pengguna memotret dengan melakukan perbesaran digital hingga 120x. Sedikit gambaran, zoom digital berbeda dengan zoom optik.

Zoom digital tidak memperbesar menggunakan lensa, sedangkan optical zoom menggunakan lensa kamera sungguhan untuk memperbesar gambar. Penasaran bagaimana hasil fotonya? Simak artikel berikut ini.

Saat mengaktifkan mode portrait, ada dua opsi bidang pandang yang ingin digunakan, yakni mode 1x atau 3x. Mode portrait 3x akan menampilkan bidang pandang lebih sempit sehingga cocok digunakan memotret foto close-up atau medium zoom.

Hasil gambar yang ditawarkan bisa dikatakan ciamik untuk smartphone kelas menengah. Hasilnya jernih, detail, kontrasnya cukup, dan tingkat saturasinya tidak dibuat berlebihan. Kamera Realme 12 Pro Plus juga menyuguhkan sejumlah filter yang bisa digunakan untuk mengubah mood gambar yang dipotret.

Saat menjajal kamera mode portrait, KompasTekno mencoba mengaktifkan beberapa filter sebelum memotret model. Filter yang digunakan bernama Maverick dan Monokrom (hitam putih). Filter tersebut digunakan untuk menambah “warna” pada gambar yang dipotret.

Lokasi pengambilan foto saat itu adalah Kuala Lumpur City Centre (KLCC). Di bagian taman luar ruangannya, terdapat berbagai macam dekorasi tahun baru Imlek. Mulai dari lampion, bunga sakura, angpao yang digantung di lampu jalan taman, dan sebagainya.

Nah, suasana dan latar tempat tadi cocok dengan filter Maverick. Sebab, filter ini didominasi oleh warna kuning, membuat gambar lebih warm dan memberi kesan layaknya “foto jadul” di era 1980-an atau 1990-an. KompasTekno juga mengambil foto dengan gaya medium close up untuk berfokus pada wajah model.

Selain mengaktifkan mode 3x portrait dan filter, kami juga mengombinasikan fitur kamera lainnya yang bernama “Long Exposure”. Secara teori, fitur ini merupakan teknik fotografi yang dapat menciptakan efek blur pada objek yang bergerak.

Maka dari itu, model diminta untuk bergerak sesuai hitungan, agar efek blur tadi dapat tercipta. Begini kira-kira hasilnya.

Namun, pengambilan gambar dengan gaya seperti ini butuh usaha yang cukup banyak. Sebab, cara kerja kamera Realme 12 Pro Plus terhadap fitur ini cukup berbeda dengan kamera DSLR.

Kamera HP akan melakukan pengambilan gambar selama lima detik dan sedikit melakukan perbesaran. Jadi, hasil akhirnya akan membuat gambar sedikit lebih close-up.

Fitur-fitur kamera yang ditawarkan bisa sangat bermanfaat untuk pengguna yang gemar mengabadikan foto, terutama foto fashon (OOTD/ Outfit of The Day), kreator konten, fotografer pemula, hingga kelas profesional.

Selama melakukan pemotretan, kami menggunakan aperture yan berkisar dari angka 1.8 hingga 2.4. Biasanya, semakin minim cahaya, aperture yang digunakan bakal semakin kecil. Supaya cahaya yang masuk ke sensor kamera lebih banyak, hasil foto yang dipotret pun bisa lebih terang dan bokeh.

Fitur zoom sampai 120x

Layaknya ponsel flagship kebanyakan yang turut dibekali fitur zoom, Realme 12 Pro Plus juga turut menghadirkan fitur serupa. Fitur zoom yang dihadirkan bisa mencapai 120x. Namun, perbesaran tersebut merupakan zoom digital, bukan menggunakan lensa sungguhan untuk memperbesar gambar.

Hasil gambarnya bisa dikatakan cukup baik untuk ponsel kelas mid-range. Berikut adalah contoh perbandingan hasil gambar 0,6 dengan 120x. Lokasi memotret saat itu adalah Batu Caves di Selangor, Malaysia. Jarak memotret Patung Dewa Murugan sekitar 15–20 meter.

Bisa dilihat bahwa gambar dengan zoom 120x lebih pecah dan memiliki bintik warna (noise) yang lebih banyak, hasilnya masih tetap jelas.

Kemampuan memperbesar gambar yang dimiliki Realme 12 Pro Plus juga terbilang cukup jauh. Fitur ini cocok untuk dipakai memotret pemandangan, angle foto yang diambil dari bawah ke atas, atau sebaliknya.

Kendalanya, semakin tinggi tingkat zoom yang dipakai, kamera akan semakin sensitif terhadap gerakan kecil. Kami cukup kesulitan ketika ingin memotret menggunakan zoom 120x. Titik fokusnya juga sedikit kabur sehingga cukup lama untuk bisa stabil.

Saat memotret di siang hari, kamera utama 50 MP Realme 12 Pro Plus mampu menampilkan warna langit yang sama seperti warna asli. Saturasi warna birunya tidak berlebihan. Awan dan beberapa bayangan di langit bisa tergambarkan dengan baik. Hasilnya bisa terbilang baik karena berkat bantuan fitur Auto HDR.

Hanya saja, ketika memotret objek yang punya banyak warna dan jenis warnanya cukup mencolok, seperti biru, merah, dan kuning, hasil gambarnya memiliki saturasi yang cukup tinggi. Hal ini membuat gambar memiliki tingkat kontras dan warna yang sangat mencolok.

Untuk mengakalinya, kami mengeklik layar ponsel dan meningkatkan brightness kamera supaya hasilnya tidak begitu kontras dan mencolok. Terlepas dari hal tersebut, menurut kami, Realme 12 Pro Plus mampu menampilkan warna kulit yang cukup akurat.

Saat memotret di luar ruangan, objek orang-orang yang sedang berjalan di taman memiliki warna kulit yang tidak berlebihan, tidak terlalu terang, ataupun terlalu gelap. Kamera mampu menyesuaikan tingkat highlight di kamera sehingga warna kulit objek bisa terlihat natural.

Akan tetapi, hasilnya berbeda untuk video. Walau kameranya punya tingkat stabilisasi yang cukup baik, ketika menggeser kamera dari kanan ke kiri, atas dan ke bawah, auto brightness dalam kameranya kurang konsisten. Jadi, ada beberapa bagian yang over-exposure dan sedikit berlebihan warnanya, alias oversaturated.

Secara keseluruhan, kamera Realme 12 Pro Plus memiliki fitur-fitur dasar yang bisa dikatakan baik untuk di smartphone sekelasnya. Dua fitur unggulannya, yakni 3x Portrait dan 120x Zoom bisa digunakan sesuai dengan kebutuhan para penggunanya.

https://tekno.kompas.com/read/2024/02/19/18030057/menjajal-kamera-periskop-realme-12-pro-plus-begini-hasil-fotonya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke