Tommy Didukung Kaukus Muda Golkar

Kompas.com - 19/08/2009, 20:57 WIB
Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Kaukus Muda Golkar menyatakan mendukung penuh niat putra mantan Presiden Soeharto, Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto untuk menakhodai Partai Golkar, menggantikan Jusuf Kalla sebagai ketua umum untuk periode 2009-2014. Ketua Kaukus Muda Partai Golkar Kamrussamad kepada Persda Network, Rabu (19/8) menyatakan, diantara semua kandidat, Tommy Soeharto lebih tepat untuk memimpin Golkar ke depan.

Kamrussamad kemudian menuturkan, dirinya memiliki hubungan baik dengan Tommy Soeharto. "Sejak akhir tahun 2006, kami sering berdiskusi dengan Mas Tommy, tentang masalah bangsa, khususnya masa depan Partai Golkar," kata Kamrussamad yang biasa disapa Sammad ini mengawali pembicaraan.

Tommy Soeharto, cerita Sammad, memiliki pandangan, telah terjadi erosi merah putih di Partai Golkar selama ini. Tommy kemudian ingin menakhodai Golkar untuk dikembalikan ke kittah perjuangannya.

"Mas Tommy ingin memperkokoh NKRI. Diskusi dengan Mas Tommy seputar Partai Golkar ini, terus berlangsung hingga tahun 2008. Saya kemudian melihat, sosok Mas Tommy memang memiliki cita-cita yang ingin membangun bangsanya. Pribadinya juga sudah matang karena telah melewati ujian yang maha berat," ujar Sammad.

"Bahkan, dalam perjalanan hidupnya, Mas Tommy pernah dibuang ke Nusakambangan dan sanggup menjalaninya. Beliau itu, seorang warga negara yang taat hukum. Dan pilihannya untuk kembali berpolitik, tentunya sudah dengan perhitungan yang matang," kata Sammad lagi.

Menurutnya, dalam suasana demokrasi seperti sekarang ini yang sedang tumbuh, harus pula berkembang di Partai Golkar, salah satu partai 'senior' di Indonesia.

"Bagi saya, tidaklah pantas bila keinginan Mas Tommy dalam memajukan Golkar, hanya terganjal oleh masalah AD/ART partai. Munas Golkar Oktober nanti, adalah forum pengambilan keputusan tertinggi, yang segalanya bisa saja diubah oleh para peserta Munas," katanya yakin.

Sammad berharap, niat Tommy Soeharto untuk bersaing sehat dengan para kandidat ketum Golkar yang lain, akan menjadi proses demokrasi di internal partai secara baik.

"Ketika saya dipecat di struktur Golkar, tahun 2007 karena memperjuangkan perubahan, Mas Tommy secara khusus memberikan apresiasi positif terhadap perjuangan kaum muda Golkar yang kini banyak berhimpun di Kaukus Muda Golkar. Kami sama-sama punya semangat, Golkar harus kembali berjaya lagi di masa-masa mendatang," papar Kamrussamad.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X