Jessica Tji, Miss Favorit Indonesia 2007, Kini Terjun ke Bisnis Properti - Kompas.com

Jessica Tji, Miss Favorit Indonesia 2007, Kini Terjun ke Bisnis Properti

Kompas.com - 15/03/2010, 22:54 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Jessica Aurelia Tji (25) merupakan generasi ketiga keluarga Margono (Grup Gapura Prima) yang mulai terjun dalam bisnis properti. Jessica mendalami bidang real estate dan finance di California State University, Northridge, Amerika Serikat dan setelah lulus kuliah Agustus 2006 ini, dia mulai memegang superblok baru di Kota Solo, yaitu Solo Paragon sejak November 2007.

Jessica Tji yang lahir di Fresno, yang terletak antara San Francisco dan Los Angeles, Amerika Serikat, 2 Oktober 1985 ini sebelumnya sempat bekerja di bidang properti di Bandung dan di sebuah bank di Jakarta. Di sela-sela itu, Jessica mencoba ikut pemilihan Miss Bangka Belitung 2007, dan ternyata perempuan berambut panjang dengan tinggi 170 cm itu, berhasil. Jessica pun ikut dalam pemilihan Miss Indonesia 2007 dan terpilih sebagai Miss Favorit.

"Saya memperoleh pengalaman dan belajar untuk menjadi seorang perempuan Indonesia yang dibanggakan Indonesia. Saya membekali diri dengan ilmu pengetahuan, memiliki EQ yang baik, dan juga menjaga image perempuan timur yang khas dan unik," cerita Jessica tentang pengalamannya mengikuti pemilihan Miss Indonesia 2007.

Jessica mengaku perasaannya pada saat itu tentu saja senang dan bahagia karena dia tidak menyangka bisa mendapat predikat Miss Favorit dan masuk dalam lima besar. Jessica juga pernah masuk dalam 10 besar Puteri Pariwisata Indonesia 2009.

Jessica menyelesaikan pendidikan menengah, SMP dan SMA di St Hilda's Secondary School di Singapura. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan college di Foothill College, San Jose (satu jam dari San Fransisco) dan melanjutkan ke California State University di Northridge, AS.

Jessica mulai menekuni pekerjaannya sebagai Direktur PT Sunindo Gapura Prima, setelah pembangunan konstruksi superblok Solo Paragon dimulai tahun 2008. "Solo Paragon terdiri dari apartemen high-end, citywalk, dan lifestyle mall. Apartemen Solo Paragon merupakan apartemen tertinggi pertama di Jawa Tengah dengan 25 lantai," kata Jessica, yang juga Marketing Director Solo Paragon itu. Sementara lifestyle mall dibangun tiga lantai ditambah satu lantai parkir basement, dan Citywalk dikemas dengan konsep outdoor, alfresco dining.

Menurut Jessica, konsep mixed-used development ini merupakan yang pertama di Jawa Tengah. Ini gabungan antara apartemen, hotel, citywalk, dan lifestyle mall dengan luas seluruhnya 4,1 hektar. Hotel Solo Paragon yang memiliki 237 kamar itu akan beroperasi pertengahan tahun 2010. Ini merupakan hotel yang memiliki jumlah kamar terbanyak di Jawa Tengah. Sedangkan Mal Solo Paragon akan beroperasi pada akhir tahun 2011. Para penyewa mal ini antara lain Carrefour, XXI Cinema, Ace Hardware, dan Index Furnishing.

Solo makin berkembang
Jessica optimistis Solo Paragon akan berkembang karena lokasinya sangat strategis, di jantung Kota Solo, yang memiliki kemudahan tiga akses utama, yaitu Jalan Slamet Riyadi, Jalan Yosodipuro, dan Jalan Dr Cipto Mangunkusumo.

"Roda perekonomian Jawa Tengah terus berjalan dengan cepat. Pak Wali Kota Solo, Joko Widodo adalah wali kota yang baik. Kota Solo berkembang pesat berkat jasanya. Banyak kegiatan nasional dan internasional digelar di Solo. Pak Joko Widodo melestarikan kebudayaan Solo sehingga membuat kota ini makin khas," kata anak pertama pasangan Lily Margono dan Chandra Tambayong itu.

Menurut Jessica, banyak faktor yang menyebabkan Solo makin memikat. Lokasi Solo dekat dengan Semarang dan Yogyakarta, dan juga rencana pembangunan jalan tol Semarang-Solo membuat kota ini makin berkembang dengan pesat. "Pembangunan kota di Indonesia harus menyebar. Jangan hanya di Jakarta dan Bodetabek, tetapi juga di kota-kota lainnya di Indonesia. Dalam konteks inilah, Grup Gapura Prima membangun Solo Paragon," kata Jessica yang mulai beradaptasi dengan suasana Jawa Tengah.

Jessica, cucu Gunarso Margono (70), pendiri dan pemilik Grup Gapura Prima ini, suka membaca. "Saya juga suka berkumpul dan bersosialisasi dengan kawan-kawan, berolah raga outdoor dan melakukan travelling,"kata Jessica.

Apakah Anda memang sudah lama dipersiapkan masuk bisnis properti? "Saya memang cucu pertama yang masuk dalam bisnis properti. Semua anak dan cucu Pak Gunarso tentunya dipersilakan terjun di bidang properti. Tetapi tak ada paksaan. Saya kan pernah bekerja di bank, sebelum membantu proyek-proyek properti keluarga di berbagai kota," ungkap Jessica.

Solo Paragon merupakan salah satu proyek Bandung Inti Graha, masih satu grup dengan Gapura Prima. Bandung Inti Graha merupakan perusahaan properti yang dipimpin ayah Jessica, Chandra Tambayong, bermitra dengan PT Sunindo, yang kemudian menjadi PT Sunindo Gapura Prima.

Grup pengembang ini telah banyak membangun berbagai proyek properti di banyak kota di Indonesia, mulai dari Novotel Solo, Ibis Solo, Phoenix Hotel Yogyakarta, Novotel Semarang, Best Western Premier Solo, Solo Grand Mall, Pusat Grosir Solo, The Bellezza Apartment Jakarta, The Bellagio Apartment Mega Kuningan Jakarta, The Majesty Apartment Bandung, Grand SetiaBudi Apartment Bandung, sampai Galeri Ciumbuleuit Apartment Bandung. (Robert Adhi Ksp)


Editorksp

Close Ads X