Digempur Kamera Smartphone, "Mirrorless" Malah Laris

Kompas.com - 14/05/2013, 12:45 WIB
EditorReza Wahyudi
Oik Yusuf/KompasTekno Model memeragakan kamera Panasonic Lumix G6, GF6, dan LF1 dalam Imaging Seminar 2013 di Bali, Senin (13/5/2013).
DENPASAR, KOMPAS.com - Perkembangan teknologi telah melahirkan perangkat smartphone yang andal dalam banyak hal, termasuk urusan potret memotret. Kualitas kamera yang ditanamkan pada ponsel-ponsel pintar pun semakin bertambah bagus.

Hal ini, seperti disampaikan oleh Panasonic pada Seminar Digital Imaging 2013 di Bali, Senin (13/5/2013) kemarin, ternyata mulai berdampak serius pada pasar kamera digital.

"Sama seperti kamera digital mengubah dunia fotografi, kini teknologinya beralih ke smartphone," ujar Global DSC Division Director Panasonic Corporation Ichiro Kitao.

Pergeseran yang dimaksud Kitao adalah mulai tergerusnya angka penjualan kamera saku digital karena semakin banyak pengguna beralih ke ponsel pintar untuk kebutuhan memotret sehari-hari.

Mengutip data dari lembaga riset GFK, pihak Panasonic mengungkapkan bahwa penjualan kamera digital (DSC atau Digital Still Camera) di wilayah Asia dan Oceania turun  dari 6,7 juta unit pada 2011 menjadi 5,8 juta unit sepanjang 2012. Angka tersebut mencerminkan penurunan sebesar 14 persen.

"Pasar kamera saku terjun bebas karena smartphone berjaya. Tren ini diperkirakan akan terus berlanjut," imbuh Kitao. Mengenai kecenderungan tersebut, Presiden Direktur Panasonic Gobel Indonesia Hiroyoshi Suga mengatakan bahwa hal serupa juga terjadi di Indonesia.

Mirrorless justru naik

Di tengah-tengah penurunan angka penjualan kamera saku, penjualan kamera jenis mirrorless dan high-end compact justru naik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Masih menurut data GFK yang dikutip Panasonic, segmen mirrorless mencatat kenaikan penjualan 69 persen di wilayah Asia dan Oceania dari 2011 ke 2012 dengan angka penjualan 127 ribu unit menjadi 215 ribu unit.

Di pasar Singapura, Malaysia, dan Thailand, mirrorless bahkan telah mulai memakan pasar kamera jenis DSLR dengan penguasaan pasar system camera mencapai 33,1 persen pada kuartal ketiga 2012.

Hal tersebut membuat posisi kamera saku terjepit di tengah-tengah smartphone dan kamera compact high-end, serta mirrorless.

"Kamera compact high-end atau bridge, serta mirrorless justru naik. Karena itu penting bagi Panasonic untuk berkonsentrasi pada pasar yang tengah tumbuh ini," ujar Kitao.

Panasonic sendiri baru saja mengumumkan dua kamera mirrorless baru, yaitu Lumix G6 dan GF6, serta kamera high-end compact Lumix LF1. Ketiga kamera rencananya sudah akan tersedia di Indonesia mulai bulan Juni mendatang.



25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X