Celaka, Teknisi Putar Film Porno di Papan Reklame

Kompas.com - 05/07/2013, 09:19 WIB
Video porno yang diputar di billboard digital stasiun kereta Jilin City, China Screenshot via Sina WeiboVideo porno yang diputar di billboard digital stasiun kereta Jilin City, China
Penulis Aditya Panji
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com — Menonton video porno saat jam kerja bukanlah ide baik, apalagi jika pekerjaan itu terhubung dengan monitor besar di luar ruangan yang bisa dilihat oleh publik.

Pada akhir Juni 2013 lalu, seorang teknisi bernama Yuan Mou memutar video porno selama 10 menit. Namun, ternyata komputer yang dipakainya itu masih terhubung dengan billboard digital berukuran besar di gedung Kaixuan, sekitar 200 meter dari stasiun kereta api Jilin City, China.

Video itu sontak menarik perhatian warga yang melintas di kawasan tersebut. Karena biasanya, billboard digital itu memutar iklan video produk atau jasa komersial.

Sepuluh menit kemudian, Yuan menerima telepon dari atasannya. Dengan segera Yuan mencabut kabel penghubung billboard digital ke komputer.

Media massa setempat, South China Morning Post, melaporkan, Yuan dibawa oleh polisi setempat untuk dimintai keterangan. Diketahui pula bahwa billboard digital tersebut dimiliki oleh Southern Advertising Company.

Yuan sendiri merupakan karyawan Fujian Kewei Optical Company, yang ditugaskan merawat dan memperbaiki layar LED raksasa di gedung Kaixuan.

Di China, konten pornografi merupakan hal ilegal sejak tahun 2002. Pemerintah setempat membentuk lembaga anti-pornografi dan anti-publikasi ilegal. Sikap inilah yang membuat China memblokir sejumlah situs web internet.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X