Kompas.com - 29/10/2013, 08:36 WIB
Kepala bagian software Apple Craig Federighi berjalan di depan logo sistem operasi OS X 10.7 Lion, 10.8 Mountain Lion, dan 10.9 Mavericks dalam acara Apple di San Francisco, Selasa (22/10/2013) The VergeKepala bagian software Apple Craig Federighi berjalan di depan logo sistem operasi OS X 10.7 Lion, 10.8 Mountain Lion, dan 10.9 Mavericks dalam acara Apple di San Francisco, Selasa (22/10/2013)
Penulis Deliusno
|
EditorWicak Hidayat
KOMPAS.com - Apple membuat sebuah pengumuman yang cukup mengejutkan sekaligus menggembirakan bagi pengguna komputer Mac beberapa waktu lalu. Dalam sebuah acara peluncuran di San Francisco, AS, Apple mengumumkan, sistem operasi terbaru Apple Mac OS X Mavericks akan tersedia sebagai update gratis.

Gratisnya update tersebut menimbulkan beberapa reaksi di dunia maya. Salah satunya, terkait dengan Linux. Seperti dikutip dari Tuaw, Sabtu (26/10/2013), banyak yang memberikan asumsinya bahwa dengan sistem operasi gratis tersebut dapat mengancam eksistensi dari Linux, yang notabene juga hadir secara gratis.

Bagaimana dengan tanggapan dari pencipta Linux terkait asumsi tersebut? Berbicara dalam konferensi LinuxCon Eropa di Edinburg, Skotlandia, Linus Torvald, pencipta Linux, dengan cepat menjawab bahwa tidak ada ancaman untuk sistem operasi open source tersebut.

Menurut Torvalds, meskipun update Mavericks tidak dipungut biaya, sistem operasi tersebut jauh dari kata open source. Di saat Mavericks hanya dapat digunakan di perangkat Mac, Linux dapat berjalan di setiap kombinasi hardware dari komunitas developer manapun.

Selain itu, OS X Mavericks juga tidak dapat berjalan di perangkat Mac lawas. Sementara, Linux secara teori dapat bekerja di perangkat PC manapun.

Sekadar informasi, rata-rata desktop iMac yang bisa menggunakan sistem operasi ini merupakan model keluaran tahun 2007 ke atas. Untuk produk notebook MacBook, model yang bisa menjalankan sistem operasi tersebut keluaran tahun 2008 ke atas.

"Fakta bahwa Apple memberikan sistem operasinya secara gratis tidaklah relevan. Saya tidak merasa ini tidak akan berdampak sama sekali terhadap Linux," kata Torvalds.

Ini merupakan kali pertama Apple menggratiskan update sistem operasi. Sebelumnya Apple selalu menarik bayaran, meskipun relatif kecil dibandingkan update sistem operasi Windows. Update OS dari OS X 10.7 Lion ke OS X 10.8 Mountain Lion, misalnya, dikenai biaya 20 dollar AS.

OS X 10.9 Mavericks sendiri memperkenalkan sejumlah pembaruan ke sistem operasi Mac, termasuk manajemen daya yang lebih efisien, penggunaan kompresi memori untuk menghemat RAM, alokasi memori dinamis untuk pengolah grafis, dan dukungan OpenCL.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Tuaw

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.