China Mobile Jual iPhone, Saham Apple Melejit...

Kompas.com - 24/12/2013, 02:16 WIB
Senior Vice President Apple untuk pemasaran Phil Schiller berbicara tentang harga untuk iPhone baru saat pengumuman produk Apple di kampus Apple, 10 September 2013 di Cupertino, California. JUSTIN SULLIVAN / GETTY IMAGES / AFPSenior Vice President Apple untuk pemasaran Phil Schiller berbicara tentang harga untuk iPhone baru saat pengumuman produk Apple di kampus Apple, 10 September 2013 di Cupertino, California.
|
EditorPalupi Annisa Auliani

NEW YORK, KOMPAS.com — Saham Apple naik 3 persen pada perdagangan pagi, Senin (23/12/2013), sehari setelah perusahaan ini mengumumkan perjanjian mereka dengan China Mobile. Kesepakatan tersebut akan menyerahkan iPhone untuk penjualan bundling dengan jaringan milik perusahaan telepon seluler terbesar dunia tersebut.

Kesepakatan itu dinilai akan memperbesar penjualan iPhone di pasar dengan persaingan ketat di China. Namun, bahkan dengan menggandeng perusahaan negara, China Mobile, dan kekuatan pemasaran dengan 750 juta akun mobile, iPhone masih punya tantangan besar di Negeri Tirai Bambu.

Selama ini iPhone sudah masuk pasar China melalui dua operator telepon seluler yang lebih kecil. Meski cukup populer bagi masyarakat makmur China, iPhone kehilangan pangsa pasar telepon pintar murah karena kehadiran produk Samsung dan produk lokal. Pasar Android di China jauh melampaui iPhone.

Rencananya, iPhone 5S dan 5C akan mulai dijual di toko Apple dan China Mobile mulai Jumat (17/1/2014). Para pelanggan sudah dapat memesan pada Rabu (24/12/2013). Belum ada harga dan persyaratan layanan bundling yang ditawarkan, yang diumumkan Apple maupun China Mobile.

Kesepakatan ini terjadi hanya sebelum liburan Tahun Baru Imlek China pada akhir Januari 2014, musim besar untuk pembelian hadiah. "(Kesepakatan) itu akan memberikan dorongan langsung untuk saham Apple di China," kata analis Nicole Peng dari perusahaan riset Canalys.

Hingga tengah perdagangan Senin, saham Apple naik 15,9 dollar AS menjadi 564,92 dollar AS per lembar. Kesepakatan ini diperkirakan akan mendongkrak penjualan 10 juta hingga 40 juta iPhone di China. 

Bagi China Mobile, kesepakatan untuk iPhone ini akan membantunya mempromosikan jaringan telekomunikasi generasi keempat (4G), yang baru disetujui penggunaannya di China oleh Pemerintah Republik Rakyat China pada bulan ini.

CEO Apple Tim Cook mengatakan kepada Xinhua, pada Januari 2013 dia berharap penjualan iPhone di China dapat melampaui Amerika Serikat. Para analis memperkirakan sekitar 50 juta iPhone sudah dijual di China selama 2,5 tahun terakhir.

Meski China Mobile memiliki 750 juta pelanggan, survei Bernstein Research mendapatkan pelanggan China Mobil juga menggunakan layanan data dari operator seluler kecil. Adapun Apple sebelumnya pun sudah punya perjanjian dengan China Telecom dan China Unicom, yang keduanya memiliki 455 juta akun telepon seluler.

Di China, pangsa pasar gadget besutan Apple turun menjadi 6,2 persen pada kuartal ketiga 2013, dari 7,9 persen pada periode yang sama tahun lalu, berdasarkan data Canalys. Sebaliknya, porsi pasar Samsung membesar dari 14,1 persen menjadi 21,2 persen pada periode yang sama.

Halaman:


Sumber AP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X