Kompas.com - 24/12/2013, 14:09 WIB
Dede Indrapurna (CTO, TouchTen), Rokimas Putra Soeharyo (COO TouchTen), 
Liauw Oswin Liandow (Investment Manager CyberAgent Ventures Indonesia), Anton Soeharyo (CEO, TouchTen), Tajima Soichi (President CyberAgent Ventures), Suzuki Takahiro (Head CyberAgent Ventures Indonesia), Steven Vananda (Investment Manager CyberAgent Ventures Indonesia) Dokumentasi TouchTenDede Indrapurna (CTO, TouchTen), Rokimas Putra Soeharyo (COO TouchTen), Liauw Oswin Liandow (Investment Manager CyberAgent Ventures Indonesia), Anton Soeharyo (CEO, TouchTen), Tajima Soichi (President CyberAgent Ventures), Suzuki Takahiro (Head CyberAgent Ventures Indonesia), Steven Vananda (Investment Manager CyberAgent Ventures Indonesia)
Penulis Aditya Panji
|
EditorReza Wahyudi
JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan pembuat game mobile TouchTen asal Jakarta, mengumumkan bahwa mereka mendapat pendanaan putaran kedua yang dipimpin oleh CyberAgent Ventures asal Jepang.

Dengan pendanaan ini, TouchTen akan mengangkat Suzuki Takahiro dari CyberAgent Ventures untuk menduduki kursi direksi. Dalam waktu dekat, TouchTen berjanji akan memberitahukan secara detail investor lain yang turut berpartisipasi dalam pendanaan putaran kedua ini.

“Ini merupakan tahun yang sangat fantastik untuk kami, kami sudah membicarakan tentang pendanaan ini dengan CyberAgent Ventures selama dua tahun, dan akhirnya impian kami menjadi kenyataan. Kami percaya CyberAgent Ventures akan mengajarkan ilmu-ilmu mereka agar kami dapat membangun sebuah perusahaan game yang sustainable,” kata CEO TouchTen, Anton Soeharyo.

Menurut Head of CyberAgent Ventures Indonesia, Suzuki Takahiro, ada tiga alasan pihaknya berinvestasi di Indonesia. Pertama, pasar game smartphone di Indonesia masih belum mendekati potensi maksimal. Mereka yakin Indonesia hanya tinggal menunggu waktu untuk mencapai potensi maksimalnya.

Yang kedua, Suzuki percaya pada tim TouchTen yang terbukti sukses membuat produk
game di smartphone ke mancanegara. “Sehingga menyambung kepada poin ketiga kami, dengan pengalaman mereka yang sangat kaya di bidangnya, kami yakin TouchTen dapat membangun sebuah platform game kasual khusus untuk smartphone, dan kelak platform TouchTen dapat dijalankan juga di negara-negara berkembang lainnya,” lanjut Suzuki.

TouchTen sebelumnya pernah mendapatkan investasi dari Ideosource, sebuah perusahaan pemodal yang berbasis di Jakarta pada tahun 2011.

TouchTen selama ini mengembangkan game untuk perangkat Android dan iOS. Produknya antara lain Suschi Chain, Cute Kill, Hachiko, Sky Beauty, Freekick 2, Train Legend, Infinite Sky, dan yang terbaru adalah Ramen Chain.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Game Ramen Chain langsung meraih 30.000 unduhan dalam waktu 48 jam sejak dirilis. Perusahaan mengklaim, sekarang Ramen Chain mendapatkan lebih dari 1 Juta unduhan dari toko aplikasi Apple App Store dan Google Play Store.

Ramen Chain pernah bertengger di ranking 1 Top Free secara keseluruhan iPhone App di Singapura, Indonesia and Filipina. Game ini juga masuk daftar Top 5 Free secara keseluruhan untuk aplikasi iPhone di Hong Kong, Taiwan, Malaysia and Thailand, dan Top 10 Free secara keseluruhan untuk aplikasi iPad di Indonesia, Singapura, Filipina, Hong Kong, Thailand, Malaysia dan Taiwan.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.