Diduga Jual Data Pengguna, Facebook Digugat

Kompas.com - 04/01/2014, 17:31 WIB
Penulis Aditya Panji
|
EditorAditya Panji
KOMPAS.com - Dua pengguna Facebook mengajukan gugatan hukum kepada jejaring sosial internet terbesar itu karena diduga mengumpulkan data dari pesan pribadi pengguna. CNN melaporkan, data itu kemudian dijual kepada pihak ketiga.

Gugatan class-action atau berkelompok ini diajukan oleh Matthew Campbell dan Michael Hurley di pengadilan distrik Amerika Serikat (AS) di California Utara. Mereka berpendapat, Facebook memindai pesan dan informasi pribadi pengguna dan mendapatkan untung dengan menjualnya ke pengiklan, pelaku pemasaran, dan agregator data.

Menurut penggugat, aksi Facebook ini dilakukan tanpa persetujuan dari pengguna. Campbell dan Hurley menyatakan bahwa hal itu melanggar aturan privasi di AS.

Kepada BBC, Facebook mengatakan bahwa gugatan itu tidak berdasar. “Kami akan membela diri kami sebaik-baiknya,” kata juru bicara Facebook.

Perusahaan teknologi lain yang berjualan iklan online, termasuk Google, telah menghadapi gugatan serupa atas dugaan pengumpulan data pengguna untuk kepentingan komersial.

Facebook selama ini mengandalkan bisnisnya dari berjualan iklan, di mana iklan tersebut mampu menargetkan profil individu yang sesuai keinginan pengiklan. Pada kuartal ketiga 2013, pendapatan Facebook mencapai 2,02 miliar dollar AS. Sebagian besar pendapatan itu berasal dari penjualan iklan, yaitu 1,8 miliar dollar AS.

Facebook masih menjadi layanan jejaring sosial internet yang paling banyak digunakan. Hingga September 2013, Facebook memiliki 1,19 miliar pengguna. Dari jumlah tersebut, 874 juta pengguna mengakses Facebook dari perangkat mobile, yaitu ponsel dan tablet.

Rata-rata, Facebook diakses secara aktif oleh 728 juta pengguna per hari, 507 juta pengguna di antaranya mengakses dari ponsel dan tablet.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber CNNMoney


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.