Sekolah di Korea Batasi "Smartphone" lewat Aplikasi

Kompas.com - 22/03/2014, 15:11 WIB
Ilustrasi smartphone ShutterstockIlustrasi smartphone
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi
Ilustrasi smartphone

KOMPAS.com — Dengan segala kemampuan yang dimilikinya, smartphone berguna membantu kegiatan belajar-mengajar, tetapi juga berpotensi mengalihkan konsentrasi siswa di kelas.

Menyadari hal ini, menurut laporan Mashable, sejumlah sekolah di Korea Selatan bereksperimen memakai software untuk membatasi pemakaian gadget pintar tersebut ketika sedang belajar.

Software bernama "iSmartKeeper" tersebut sedang diuji coba oleh setidaknya 11 sekolah di Seoul dan sekitarnya. Siswa diharuskan mengunduh versi mobile dari program tersebut sehingga para guru bisa mengendalikan ponsel mereka lewat desktop.

Para pengajar bisa mengunci ponsel (milik siswa) di sekolah dan hanya membolehkan panggilan darurat. Bisa pula diatur agar smartphone hanya bisa menelepon, SMS, atau mematikan aplikasi tertentu.

Dengan demikian, para guru bisa memblokir aplikasi yang berpotensi mengganggu kegiatan belajar-mengajar secara spesifik, misalnya layanan media sosial dan pesan instan. Sementara itu, aplikasi-aplikasi edukasi tetap bisa digunakan.

"iSmartKeeper" menggunakan data lokasi untuk melacak para siswa dan hanya mengaktifkan pembatasan-pembatasan tersebut saat mereka berada di sekolah.

Program ini didukung oleh Kantor Pendidikan Metropolitan Seoul. Rencananya, penggunaan aplikasi yang masih diuji coba itu akan diperluas ke sekolah-sekolah lain.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sejauh ini sudah 600 sekolah dari seluruh negeri yang tertarik menggunakan program tersebut. Sebanyak 30.000 siswa telah terdaftar di dalam sistemnya," ujar Profesor Han Gyu-sang dari Gongju National University of Education, yang telibat dalam pengembangan iSmartKeeper.

Aplikasi yang bersangkutan juga menyediakan tool untuk orangtua yang tertarik memberlakukan batasan serupa pada smartphone anak mereka, ketika berada di rumah.

Saat ini, iSmartKeeper baru tersedia untuk smartphone Android. Namun, Gyu-sang mengatakan, versi iPhone dari aplikasi itu akan segera dirilis pada bulan depan.



Sumber MASHABLE
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.