Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Paus Fransiskus: Jangan Kelamaan "Chatting" di Ponsel

Kompas.com - 07/08/2014, 13:14 WIB
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com — Pemimpin gereja Katolik Roma, Paus Fransiskus, menyerukan imbauan kepada anak muda agar jangan membuang-buang waktu untuk internet, smartphone, dan televisi. Alih-alih, menyarankan mereka melakukan hal-hal yang produktif.

Menurut Paus Fransiskus, saat ini banyak sekali anak-anak muda yang menghabiskan waktu untuk hal yang sia-sia. Hal itu diungkapkannya di hadapan 50.000 pelayan gereja dari Jerman yang sedang berziarah di kota Roma, Selasa (5/8/2014).

"Hidup kita ini sepenuhnya adalah waktu, dan waktu adalah karunia dari Tuhan, maka penting menggunakan waktu untuk hal-hal yang baik dan berguna," ujarnya seperti dilansir dari Reuters (6/8/2014).

Hal-hal yang disinggung Paus Fransiskus terkait kegiatan di internet antara lain chatting di internet dengan smartphone, menonton opera sabun di TV, dan menggunakan produk-produk kemajuan teknologi, yang sejatinya bisa mempermudah dalam menjalankan aktivitas, tetapi malah mengalihkan perhatian dari kegiatan-kegiatan yang produktif.

Paus Fransiskus berpendapat, internet juga merupakan anugerah dari Tuhan. Namun, ia juga memperingatkan bahwa dunia media sosial yang dinamikanya tinggi harus disikapi dengan tenang, sabar, dan kelembutan. Alasannya, media sosial adalah jaringan antar-manusia, bukan kabel.

Paus sendiri juga tidak anti terhadap teknologi internet dan media sosial, buktinya ia memiliki akun Twitter yang terdiri atas beberapa bahasa.

Akun Twitter tersebut pertama kali dibuat oleh Paus Benediktus pada tahun 2011 lalu dan akun dalam bahasa Inggris-nya hingga kini mendapatkan pengikut lebih dari 4,3 juta pengguna.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber Reuters
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.