PlayStation 4 Laku Keras, Sony Bingung

Kompas.com - 21/08/2014, 09:10 WIB
Penulis Oik Yusuf
|
EditorWicak Hidayat
Varian PlayStation 4 berwarna putih

KOMPAS.com - Konsol game PlayStation 4 (PS4) dari Sony mencatat penjualan 10 juta unit dalam waktu kurang dari sembilan bulan semenjak masuk ke pasaran November 2013 lalu. Hal tersebut tentu merupakan kabar baik bagi perusahaan pembuatnya, sekaligus membuat Head of Worldwide Studio Sony, Shuhei Yoshida, garuk-garuk kepala karena heran.

"(Penjualan PS4) Sungguh di luar bayangan. Kami sangat senang, tapi di sisi lain saya bingung karena tak sepenuhnya mengerti apa yang terjadi," ujar Yoshida, sebagaimana dikutip oleh Ars Technica. "Sementara, kami perlu mengerti kenapa penjualan produk-produk bisa bagus untuk membuat rencana di masa depan."

Yoshida mengatakan bahwa lini game eksklusif seperti The Order dan Uncharted 4 membantu mendorong antusiasme gamer terhadap PS4, namun tetap tidak menjelaskan mengapa konsol game itu bisa terjual banyak dalam waktu begitu cepat.

Begitu pula dengan laporan internal Sony mengenai banyaknya pembeli PS4 merupakan orang-orang yang dulu melewati konsol game sebelumnya, PS4. Penjelasan ini dinilai Yoshida kurang memuaskan.

"Begitu kami melihat angka penjualan yang bagus, insting berikutnya adalah memikirkan penjualan di masa depan. Apakah kami telah mengambil semua jatah core gamer?" kata Yoshida lagi.

Dia khawatir bahwa banyak konsumen potensial sudah membeli PS4 sehingga Sony tidak bisa menjual PS4 lebih banyak lagi di waktu yang akan datang.

"Kami perlu mengerti siapakah para konsumen non-core gamer yang membeli PS4 ini. Mengapa mereka membelinya dan apa yang mereka lakukan dengan PS4," ujar Yoshida.

Kekhawatiran Yoshida mengenai potensi penjualan PS4 di masa depan itu mungkin sedikit berlebihan. Konsol game terdahulu, PS3, misalnya, butuh waktu lebih dari 13 bulan untuk mencapai angka penjualan 10,5 juta unit. Namun, hingga kini total penjualan PS3 tercatat mencapai lebih dari 75 juta unit. Boleh jadi, PS4 bakal mengulangi hal tersebut, dengan angka yang lebih tinggi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.