Kompas.com - 27/09/2014, 08:17 WIB
Tablet Windows 8.1 besutan produsen dalam negeri Advan, Vanbook. Didit Putra Erlangga Rahardjo/KOMPASTablet Windows 8.1 besutan produsen dalam negeri Advan, Vanbook.
|
EditorReza Wahyudi
JAKARTA, KOMPAS.com - Produsen gadget dalam negeri, Advan, membuat langkah berani dengan menggandeng Intel dan Microsoft untuk membuat perangkat tablet Vanbook.

Seri ini berbeda dengan produk Android yang biasa dibuat Advan. Perbedaan tersebut terletak pada sistem operasi Windows 8.1 yang dipakai untuk Vanbook berikut layanan Office 365 untuk mengolah dokumen melalui komputasi awan.

Selain itu, setiap pemilik Vanbook bakal dapat hadiah penyimpanan "cloud" OneDrive sebesar 1 terabyte atau 1.000 gigabyte dan promo paket data 12 gigabyte dari Indosat Mentari.

Dalam acara peluncuran di Jakarta, Kamis (26/9/2014), Andreas Diantoro, Presiden Direktur Microsoft Indonesia mengatakan bahwa pembeli Vanbook juga berhak mengunduh game sepakbola terbaru, FIFA 15.

"Microsoft dengan bangga mengumkan kerja sama dengan Advan selaku mitra dari Indonesia karena prestasi seperti penjualan tablet terbaik se-Asia Pasifik," ujar Andreas.

Advan Vanbook disebut Marketing Director Intel Indonesia Hermawan Sutanto sebagai perangkat tablet dengan performa komputer desktop. Ini berkat prosesor Bay Trail milik Intel yang disematkan di tablet Advan tersebut. Prosesor "22 nanometer" Bay Trail membuat tablet tersebut bisa menjalankan permainan tiga dimensi dengan grafis kualitas tinggi.

Tjandra Lianto, Direktur Pemasaran Advan mengungkapkan bahwa ada dua tipe Vanbook yakni W80 dengan layar 8 inci dan W100 dengan layar 9,6 inci.

Vanbook W80 dengan prosesor Intel Atom Silvermont Z3735G berkecepatan 1,3 GHz dijual dengan harga Rp 2,15 juta dan W100 dengan prosesor 1,8 GHz dilepas dengan harga Rp 2,4 juta.

Keduanya bakal beredar di pasaran mulai pertengahan Oktober mendatang. "Stok sebanyak 5.000 unit sudah terdistribusi ke dealer," kata Tjandra.

Menurutnya, Advan berencana untuk merilis gadget tipe lain menggunakan sistem operasi Windows di masa mendatang. Itulah pasar baru yang tengah mereka bidik.

Sewaktu dijajal, tablet dengan penyimpanan internal 16 GB dan RAM 1 GB ini cukup nyaman dijalankan. Layarnya responsif dengan sentuhan jari.

Tjandra mengatakan, segmen yang dibidik dengan produk ini adalah masyarakat yang ingin mengakses pendidikan dengan teknologi murah. Dengan fitur permainan dan hiburan, dua dunia itu akan didapatkan dalam satu produk.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X