Kompas.com - 12/11/2014, 16:05 WIB
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com - Sengketa di pengadilan nampaknya akrab dengan produsen smartphone Korea Selatan, Samsung. Jika dulu Samsung dituntut oleh Nvidia karena melanggar paten mereka, kini Samsung balik menuntut Nvidia dengan alasan pembohongan.

Dikutip KompasTekno dari PhoneArena, Selasa (12/11/2014), tuntutan Samsung tersebut  terkait hasil benchmark yang dipakai untuk materi promosi tablet Nvidia Shield, yang diduga telah diubah.

Menurut Samsung, Nvidia mencoba menunjukkan bahwa prosesor Tegra K1 dalam tablet Nvidia Shield bisa mengalahkan prosesor Samsung Exynoss 5433 yang digunakan dalam beberapa model "phablet" Galaxy Note 4.

Samsung mengatakan bahwa dengan uji benchmark yang diduga telah diakali tersebut, Nvidia membuat konsumen bingung. Menurut Samsung, hasil benchmark reguler yang dijalankan akan menunjukkan hasil yang sebaliknya.

Namun, pihak Nvidia membantah bahwa mereka telah "mengakali" skor hasil uji benchmark Nvidia Shield. Menurut Nvidia, mereka menjalankan uji perbandingan Galaxy Note 4 dan Nvidia Shield secara jujur dan adil. Kedua perangkat tersebut diklaim oleh Nvidia langsung diuji setelah dibuka dari kardusnya.

Nvidia mengatakan masih mempelajari komplain yang diajukan Samsung, namun Nvidia menolak jika disebut ingin memberi informasi yang salah kepada pengguna Shield.

Sebelumnya, Samsung juga pernah menghadapi masalah terkait penggelembungan hasil benchmark. Pada Oktober 2013 lalu, Galaxy Note III menghasilkan skor benchmark lebih tinggi 20 persen dibanding LG G2.

Padahal, keduanya sama-sama mengusung prosesor sejenis, yaitu Snapdragon 800. Usut punya usut, Samsung memakai trik yang mengunci kecepatan CPU Galaxy Note III di angka maksimum 2,3 GHz. Seluruh core CPU yang berjumlah 4 buah pun dipaksa turut aktif dan tidak boleh beralih ke kondisi idle.

Selain soal hasil uji, Samsung juga menuntut Nvidia terkait enam hak paten yang menurut Samsung telah dipakai Nvidia tanpa lisensi dari mereka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.