Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

45 "Arek Suroboyo" Siap Bangun Ekosistem Digital

Kompas.com - 23/12/2014, 15:24 WIB
Wicak Hidayat

Penulis

KOMPAS.com - Start Surabaya merupakan program inkubasi dan akselerasi perusahaan rintisan (startup) kreatif berbasis teknologi. Program ini memiliki misi agar anak muda Surabaya dapat meluncurkan bisnis atau produk berbasis teknologi yang berdampak positif dan memberikan nilai tambah kepada masyarakat.

Seperti disampaikan dalam keterangan resmi, yang diterima KompasTekno, Selasa (23/12/2014), sebanyak 45 anak muda Surabaya telah terpilih mengikuti program itu sebagai angkatan pertama.

Program yang diselenggarakan oleh Kibar bersama dengan Pemerintah Kota Surabaya, Spazio, Suara Surabaya FM, dan Enciety itu disebut-sebut sebagai inkubator tingkat kota pertama di Indonesia.

“Surabaya merupakan kota dengan modal yang sangat lengkap untuk mengembangkan industri kreatif dan teknologi, di mana anak muda dapat menjadi tulang punggung perekonomian daerah, bahkan nasional," kata Yansen Kamto, Chief Executive Kibar.

Program Start Surabaya ini digelar juga dengan maksud mempersiapkan Indonesia menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015.

“Sebagai salah satu negara dengan ekonomi terbesar di dunia, Indonesia harus siap menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015. Caranya adalah dengan bergerak menuju bentuk ekonomi baru yang berbasis pengetahuan dan berlandaskan modal intelektual dan kreativitas manusia (knowledge-based economy)," ujar  Tri Rismaharini, Walikota Surabaya.

Gelombang pertama Start Surabaya akan dimulai pada awal Januari 2015, dan akan berlangsung selama tiga bulan. Para finalis akan ditempatkan di Forward Factory, sebuah coworking space atau kantor bersama di Surabaya.

Forward Factory juga akan menjadi ajang kolaborasi berbagai komunitas dan pebisnis kreatif dan teknologi di Surabaya dan sekitarnya seperti Beon, Soledad & The Sister Co., Ayorek!, Waft Lab, Layaria, Kreavi, dan Fotografer.net.

Start Surabaya diluncurkan pada 9 November 2014 lalu oleh Tri Rismaharini, Walikota Surabaya. Selama tiga minggu pembukaan pendaftaran secara online, Start Surabaya menjaring 568 peserta yang sebagian besar merupakan mahasiswa dari kampus dan universitas di Surabaya.

Kemudian, seleksi dilakukan dan 125 peserta dipanggil untuk wawancara. Dari hasil wawancara itu, pada hari Minggu, 21 Desember 2014 dalam acara Sunday Market Vol. 08 yang diadakan di Surabaya Town Square, Start Surabaya mengumumkan 45 finalis.

Para peserta itu memiliki rata-rata usia 21 tahun dengan latar belakang pendidikan dan keahlian yang berbeda-beda, mulai dari programming, desain, komunikasi, hingga marketing dan bisnis.

“Peserta yang terpilih adalah mereka yang memiliki aspirasi untuk menjadi entrepreneur yang kolaboratif dan inovatif, yaitu mereka yang punya semangat bekerjasama dengan berbagai pihak dari latar belakang yang berbeda, agar bisa menciptakan sesuatu yang lebih besar bagi lebih banyak orang,” Yansen menandaskan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kacamata Pintar Meta 'Ray-Ban' Sudah Bisa Dipakai Video Call WhatsApp

Kacamata Pintar Meta "Ray-Ban" Sudah Bisa Dipakai Video Call WhatsApp

Gadget
Tanggal Rilis Game terbaru Hoyoverse Bocor di App Store

Tanggal Rilis Game terbaru Hoyoverse Bocor di App Store

Game
Revisi UU Penyiaran, KPI Bisa Awasi Konten Netflix dan Layanan Sejenis

Revisi UU Penyiaran, KPI Bisa Awasi Konten Netflix dan Layanan Sejenis

e-Business
Revisi UU Penyiaran Digodok, Platform Digital Akan Diawasi KPI

Revisi UU Penyiaran Digodok, Platform Digital Akan Diawasi KPI

Internet
Arti Kata NT, Bahasa Gaul yang Sering Dipakai di Medsos dan Game

Arti Kata NT, Bahasa Gaul yang Sering Dipakai di Medsos dan Game

Internet
Profil Lee Jae-Yong, Bos Besar Samsung yang Jadi Orang Terkaya di Korea Selatan

Profil Lee Jae-Yong, Bos Besar Samsung yang Jadi Orang Terkaya di Korea Selatan

e-Business
Tablet Samsung Galaxy Tab S6 Lite 2024 Resmi di Indonesia, Ini Harganya

Tablet Samsung Galaxy Tab S6 Lite 2024 Resmi di Indonesia, Ini Harganya

Gadget
WhatsApp Dituduh Bocorkan Informasi Warga Palestina ke Israel, Ini Faktanya

WhatsApp Dituduh Bocorkan Informasi Warga Palestina ke Israel, Ini Faktanya

Internet
Cara Mengaktifkan eSIM Telkomsel di HP Android dan iPhone

Cara Mengaktifkan eSIM Telkomsel di HP Android dan iPhone

e-Business
Razer Perkenalkan Kishi Ultra, Controller Game dengan 'Sensa HD Haptics'

Razer Perkenalkan Kishi Ultra, Controller Game dengan "Sensa HD Haptics"

Gadget
10 Cara Menghilangkan Iklan di HP Tanpa Aplikasi Tambahan, Mudah dan Praktis

10 Cara Menghilangkan Iklan di HP Tanpa Aplikasi Tambahan, Mudah dan Praktis

Gadget
Rawan Rusak, Aksesori FineWoven iPhone dan Apple Watch Dihentikan?

Rawan Rusak, Aksesori FineWoven iPhone dan Apple Watch Dihentikan?

Gadget
Fitur Penerjemah Kalimat Instan Pakai  'Circle to Search' Sudah Bisa Dicoba di Indonesia

Fitur Penerjemah Kalimat Instan Pakai "Circle to Search" Sudah Bisa Dicoba di Indonesia

Software
Triwulan I-2024, Transaksi Judi Online di Indonesia Tembus Rp 100 Triliun

Triwulan I-2024, Transaksi Judi Online di Indonesia Tembus Rp 100 Triliun

e-Business
Polres Jakarta Selatan Tangkap Mantan Atlet E-sports Terkait Kasus Narkoba

Polres Jakarta Selatan Tangkap Mantan Atlet E-sports Terkait Kasus Narkoba

Game
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com