Kompas.com - 20/02/2015, 10:37 WIB
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com - Sebuah malware berbahaya ditemukan sudah terpasang dalam perangkat komputer baru buatan Lenovo. Peneliti keamanan cyber menduga malware itu bisa memicu serangan berbahaya kepada pengguna komputer yang terinfeksi.

Malware yang masuk dalam kategori adware tersebut bernama Superfish. Piranti lunak Superfish sebenarnya berfungsi untuk menyuntikkan iklan ke laman web yang dibuka pengguna.

Namun, ia bisa jadi berbahaya karena keberadaan sertifikat HTTPS yang "ditandatangani" dirinya sendiri. Sertifikat ini bisa dipakai memotong lalu lintas menuju ke suatu halaman web dan dimanfaatkan oleh penyerang untuk menyamar menjadi halaman tujuan pengguna.

Lenovo kemudian menghentikan penggunaan piranti lunak Superfish. Pernyataan resmi mereka, Kamis (19/2/2015) mengungkap bahwa malware dimaksud ada dalam komputer Lenovo yang dikapalkan di periode September hingga Desember 2014.

Bersama dengan pernyataan resmi tersebut, Lenovo pun mengungkap daftar perangkat yang kemungkinan besar dijual dalam keadaan memiliki malware Superfish. Daftar tersebut adalah:

G Series: G410, G510, G710, G40-70, G50-70, G40-30, G50-30, G40-45, G50-45
U Series: U330P, U430P, U330Touch, U430Touch, U530Touch
Y Series: Y430P, Y40-70, Y50-70
Z Series: Z40-75, Z50-75, Z40-70, Z50-70
S Series: S310, S410, S40-70, S415, S415Touch, S20-30, S20-30Touch
Flex Series: Flex2 14D, Flex2 15D, Flex2 14, Flex2 15, Flex2 14(BTM), Flex2 15(BTM), Flex 10
MIIX Series: MIIX2-8, MIIX2-10, MIIX2-11
YOGA Series: YOGA2Pro-13, YOGA2-13, YOGA2-11BTM, YOGA2-11HSW
E Series: E10-30

Dalam pernyataan resminya, seperti dikutip KompasTekno, Jumat (20/2/2015), Lenovo mengatakan sudah berhenti menggunakan Superfish. Malware tersebut semula dipasang demi meningkatkan kenyamanan pengguna yang suka berbelanja, namun sudah tidak digunakan sejak Januari 2015 karena banyak pengguna yang merasa kurang nyaman.

Superfish yang ditemukan seorang peneliti keamanan di Lenovo Yoga 2 Pro yang baru dibelinya ternyata memiliki kemampuan membongkar enkripsi web pengguna komputer tersebut dan membuatnya rentan terhadap serangan cyber. Selain itu, adware ini juga bisa menyuntikkan iklan-iklan tak diinginkan ketika pengguna komputer membuka situs apapun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.