Kompas.com - 16/04/2015, 14:02 WIB
Peluncuran Huawei P8 di London, Inggris, Rabu (15/4/2015). Kompas.com/Wicak hidayatPeluncuran Huawei P8 di London, Inggris, Rabu (15/4/2015).
|
EditorReza Wahyudi
LONDON, KOMPAS.com - Huawei baru saja saja resmi memperkenalkan perangkat smartphone terbarunya, P8 di London, Inggris. Perangkat ini akan hadir di Indonesia awal Juni 2015.

P8 termasuk perangkat flagship yang tentunya juga memiliki harga premium. Di sisi lain, pengguna di Indonesia mungkin tidak semua tertarik untuk membeli perangkat premium.

Menyadari hal itu, Henry Hsu, Chief Operating Officer, Consumer Business Group, Southern Pacific Region, Huawei, mengatakan bahwa untuk pengguna Indonesia mereka sebenarnya sudah menyiapkan “sesuatu”.

Hal itu tak lain adalah sebuah perangkat smartphone dengan harga terjangkau dan kemampuan yang dirancang khusus berdasarkan masukan dari pengguna di Indonesia.

“Kami belum bisa menyebutkan namanya, namun banyak yang merujuk dengan nama kode Batik Phone,” kata Henry saat berbincang dengan media dari Indonesia di London, Inggris, Rabu (15/4/2015).

Henry mengatakan Batik Phone akan diluncurkan pertama kali di Indonesia. Setelah itu baru menyusul ke wilayah lain yang memiliki profil pengguna serupa.

“(Batik) akan menjadi 'Mercedes'-nya ponsel kelas bawah. Kami akan menyematkan beberapa fitur high end pada perangkat entry level ini,” ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sasaran Huawei untuk Batik Phone, menurutnya, mencakup kalangan pelajar/mahasiswa, orang-orang yang baru beralih ke smartphone dan juga kalangan yang sudah cukup berumur.

Henry tidak menjelaskan lebih rinci spesifikasi atau hal teknis lainnya dari Batik Phone, namun ia menggarisbawahi keinginan Huawei agar produk yang dihasilkan bisa “mengubah gaya hidup” penggunanya.

“Bayangkan pengemudi becak, yang setiap hari pegal-pegal setelah mengayuh becaknya. Kemudian diberikan becak dengan mesin listrik yang tidak perlu dikayuh, pasti akan terasa manfaatnya kan?” kata Henry memberi perumpamaan.

Batik Phone saat ini masih dalam pengembangan. Henry menjanjikan perangkat itu bakal hadir di Indonesia di paruh pertama 2015 ini, namun kapan tepatnya belum bisa dipastikan. Ia juga menjanjikan harga perangkat itu akan sangat terjangkau.

Wicak Hidayat/Kompas.com Henry Hsu, Chief Operating Officer, Consumer Business Group, Southern Pacific Region, Huawei saat berbincang dengan KompasTekno di London, Inggris, Rabu (15/4/2015).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.