Lenovo Dukung Aturan TKDN Ponsel 4G di Indonesia

Kompas.com - 12/05/2015, 16:46 WIB
Tampilan antarmuka Lenovo A6000 Oik Yusuf/ Kompas.comTampilan antarmuka Lenovo A6000
|
EditorReza Wahyudi
JAKARTA, KOMPAS.com - Lenovo Indonesia mengakui sedang mempersiapkan segala hal terkait wacana penerapan produsen smartphone untuk menggunakan kandungan lokal  sebesar 40 persen. Bahkan, Lenovo global pun siap membantu apapun terkait Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) yang dibutuhkan Lenovo Indonesia.

"Saat ini kita sedang on progress menyiapan semuanya, kan belum ketok palu, nanti kalau sudah tahu seperti apa baru saya share," demikian ujar Adrie R. Suhadi, Sales Lead Lenovo Indonesia kepada KompasTekno di sela acara peluncuran smartphone Lenovo A7000 di Jakarta, Selasa (12/5/2015).

Namun Adrie menolak untuk memberikan penjelasan tentang detil persiapan apa saja yang dilakukan Lenovo Indonesia menyambut pemberlakuan aturan TKDN tersebut.

Menurut Adrie, Lenovo akan tetap mematuhi aturan pemerintah apapun bentuknya nanti. Pun demikian dengan Lenovo global, vendor smartphone nomor tiga di dunia itu, disebut Adrie, selalu mengikuti perkembangan usulan TKDN 40 persen di indonesia.

"Ya kami selalu berkomunikasi, Lenovo Global mengatakan siap membantu kami jika (TKDN 40 persen) sudah disahkan," ujar Adrie.

Lenovo Indonesia juga belum memutuskan apakah pada akhirnya nanti perusahaan akan membangun pabrik di Indonesia demi memenuhi syarat TKDN tersebut atau tidak.

"Belum tahu bentuknya nanti, apakah bangun pabrik atau kita pakai sistem outsource, nanti dipikirkan lagi, yang jelas global siap membantu," tutur Adrie.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, Menkominfo berencana menerapkan TKDN 40 persen untuk perangkat genggam 4G di Indonesia. Namun besaran tersebut dikatakannya belum pasti, karena masih harus melalui konsultasi publik dan mengukur kemampuan industri.

Aturan TKDN sendiri baru akan berlaku pada 2017 mendatang. Perangkat genggam yang tidak memenuhi angka minimal dalam peraturan itu akan dilarang masuk ke Indonesia.

Regulasi mengenai Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) untuk perangkat gengggam berteknologi 4G menurut Menkominfo Rudiantara akan selesai pada April.

"Akhir April ini saya keluarkan soal TKDN. Baru draft-nya ya untuk konsultasi publik. Di sana nanti sudah ada poin-poinnya," ujarnya saat ditemui KompasTekno di kantor Kemenkominfo, Senin (6/4/2015).Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.