Duh, Sepinya Pusat Belanja Komputer

Kompas.com - 14/05/2015, 19:25 WIB
Suasana pusat elektronik Harco Mangga Dua, Jakarta pada Rabu (13/2/2015). Deliusno/Kompas.comSuasana pusat elektronik Harco Mangga Dua, Jakarta pada Rabu (13/2/2015).
Penulis Deliusno
|
EditorWicak Hidayat
JAKARTA, KOMPAS.com - Masih segar di ingatan, pusat perbelanjaan komputer di berbagai daerah Indonesia padat dikunjungi pembeli. Tidak hanya didatangi orang yang ingin membeli atau merakit perangkat komputer, banyak juga yang hanya sekadar ingin melihat perkembangan baru di industri tersebut.

Akan tetapi, dalam kurun waktu beberapa tahun belakangan ini, pemandangan tersebut sudah berangsung-angsur menghilang. Tempat yang biasanya penuh sepanjang pekan, terlihat mulai sepi pengunjung.

Bukannya apa-apa, industri komputer memang dinilai oleh beberapa lembaga sedang lesu-lesunya, mulai tergantikan produk smartphone dan tablet.

Lihat saja Harco Mangga Dua. Tempat penjualan komputer yang diklaim sebagai salah satu yang terbesar di dunia ini saja, menurut pantauan KompasTekno, memang terlihat sedikit sepi.

Memang terlihat masih cukup banyak orang, sekitar 5 sampai 7 orang yang berjalan dalam satu lorong toko. Namun, tidak sesesak dulu.

Tidak adil memang, pengamatan ini dilakukan saat pertengahan minggu, saat konsumen masih banyak menghabiskan waktu di tempat kerja, bukan di pusat perbelanjaan.

Akan tetapi, menurut ‎Eddie Lieferdian Hasan, Wakil Ketua Harco Mangga Dua Computer Center (HMCC), pusat perbelanjaan tersebut memang mengalami penurunan pengunjung yang cukup tajam dalam beberapa bulan belakang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Meski begitu hari Sabtu dan Minggu, pengunjung masih sedikit lebih ramai dari hari biasa," ujar Eddie.

Menurut Eddie, saat ini bisnis penjualan komputer yang ada di Harco Mangga Dua sudah mulai mengalami perubahan. Salah satunya, toko penjual komputer "jangkrik" atau rakitan sudah mulai memutuskan untuk menjual "komputer jadi" buatan vendor.

Pertama, masih menurut Eddie, disebabkan karena komponen PC yang dianggapnya sudah "mentok". Komponen yang ada sudah memenuhi kebutuhan harian sehingga konsumen memutuskan untuk lebih memilih produk PC jadi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.