Smartfren Gandeng Lenovo dan Samsung, Bagaimana Nasib Andromax?

Kompas.com - 14/01/2016, 17:58 WIB
Penulis Deliusno
|
EditorReza Wahyudi
JAKARTA, KOMPAS.com - Belakangan ini, Smartfren sedang gencar-gencarnya menjalankan strategi open market handset (OMH). Secara total, sudah ada tiga vendor global yang telah digandeng untuk strategi tersebut, yaitu Samsung, Lenovo, dan Hisense.

OMH sendiri merupakan sebuah upaya dari Smartfren untuk membuat kartu SIM miliknya agar bisa dipasang di ponsel apapun, selama teknologinya mendukung.

Pertanyaan besarnya, bagaimana dengan nasib Andromax, seri smartphone yang melambungkan nama Smartfren? Apakah anak usaha Sinar Mas Group ini bakal meninggalkan Andromax dan lebih memilih beralih ke perangkat buatan vendor lain?

Menurut Sukaca Purwokardjono, Head Division Device Planning & Management Smartfren, Smartfren akan terus mengembangkan Andromax, meski program OMH terus berjalan. Alasannya, kedua seri tersebut dianggap memiliki target pasar atau segmen yang berbeda.

"Jalan dua-duanya, Andromax jalan, partner strategis (seperti OMH) juga jalan. Akhirnya di pasar tinggal pilihan saja," tegas Sukaca kepada KompasTekno di sela-sela peluncuran bundling Smartfren dengan produk Lenovo, Jakarta, Rabu (13/1/2016).

Lebih lanjut, Sukaca menjelaskan bahwa OMH lebih ditujukkan untuk pengguna yang sudah kadung setia dengan brand tertentu. Pengguna seperti ini dikatakan tidak akan terlalu peduli dengan spesifikasi dan harga. Yang penting bisa mendapatkan brand yang diinginkan.

Andromax sendiri adalah sebuah seri smartphone yang dikembangkan langsung oleh Smartfren. Sukaca membeberkan, Andromax awalnya merupakan upaya untuk menghadirkan perangkat yang mendukung CDMA, jaringan seluler yang didukung operator tersebut.

Pada perkembangannya, Andromax juga ditujukan sebagai upaya Smartfren memancing pelanggan berpindah ke 4G.

"Waktu itu, Andromax dibuat karena supply handset sangat limited buat CMDA, yakni di bawah 2 persen," pungkas Sukaca.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.