Media Sosial

Survei Kompas: Facebook Paling Sering Diakses Netizen Jakarta Hingga 77,5 Persen

Kompas.com - 20/01/2016, 06:30 WIB
Hasil survei Litbang Kompas terkait waktu mengakses media sosial. Metode survei dengan tatap muka yang diselenggarakan Litbang Kompas pada 14-22 Desember 2015. Sebanyak 1.414 responden warga Jakarta berusia minimal 13 tahun yang dipilih secara acak menggunakan pencuplikan sistematis. Tingkat kepercayaan 95 persen, dengan margin off error penelitian kurang lebih 2,6 persen. Harian KompasHasil survei Litbang Kompas terkait waktu mengakses media sosial. Metode survei dengan tatap muka yang diselenggarakan Litbang Kompas pada 14-22 Desember 2015. Sebanyak 1.414 responden warga Jakarta berusia minimal 13 tahun yang dipilih secara acak menggunakan pencuplikan sistematis. Tingkat kepercayaan 95 persen, dengan margin off error penelitian kurang lebih 2,6 persen.
Penulis Amir Sodikin
|
EditorAmir Sodikin
Sempat dianggap kalah populer dengan Twitter, Facebook kembali merajai platform media sosial yang paling sering digunakan warga pengguna internet (netizen) di Indonesia, terutama di Jakarta. Hal itu setidaknya tercermin dari hasil survei harian Kompas yang diselenggarakan pada 14-22 Desember 2015.

Metode survei dilakukan dengan tatap muka yang diselenggarakan Litbang Kompas pada 14-22 Desember 2015.

Sebanyak 1.414 responden warga Jakarta berusia minimal 13 tahun yang dipilih secara acak menggunakan pencuplikan sistematis. Tingkat kepercayaan 95 persen, dengan margin off error penelitian kurang lebih 2,6 persen.

Hasil survei Kompas menyatakan, sebanyak 77,5 persen mengaku paling sering mengakses Facebook, 7,8 persen mengaku paling sering mengakses Instagram, 6 persen mengaku paling sering mengakses Twitter, 4,7 persen mengaku paling sering mengakses Path, dan 4 persen mengaku paling sering mengakses platform lainnya.

Angka tersebut hanya menyatakan prosentase mengakses "paling sering" dari berbagai pilihan media sosial yang tersedia.

Harian Kompas Hasil survei Litbang Kompas terkait seberapa sering responden mengakses media sosial. Metode survei dilakukan dengan tatap muka yang diselenggarakan Litbang Kompas pada 14-22 Desember 2015. Sebanyak 1.414 responden warga Jakarta berusia minimal 13 tahun yang dipilih secara acak menggunakan pencuplikan sistematis. Tingkat kepercayaan 95 persen, dengan margin off error penelitian kurang lebih 2,6 persen.
"Meski demikian, mereka memanfaatkan lebih dari satu platform medsos. Mayoritas responden mengaku setidaknya terbiasa menggunakan tiga platform medsos sehari-hari, yakni Facebook, Twitter, dan Instagram," tulis Dwi Erianto dari Litbang Kompas dalam publikasinya di harian Kompas pada Selasa (19/1/2016). Publikasi survei Kompas bisa dibaca di Potret Perilaku Bermedia Sosial.

Hal lain yang menarik, tampak bahwa pengguna medsos di Indonesia didominasi usia muda, dari remaja hingga usia produktif. Semakin muda usia, semakin sering pula mereka mengakses medsos.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pada golongan usia di bawah 30 tahun, mayoritas responden mengaku mengakses medsos setiap hari," papar Dwi. Sementara itu, hanya seperempat responden pengguna medsos dari kelompok usia di atas 30 tahun yang mengaku mengakses medsos setiap hari.

Harian Kompas Hasil survei Litbang Kompas terkait perangkat untuk mengakses media sosial. Metode survei dengan tatap muka yang diselenggarakan Litbang Kompas pada 14-22 Desember 2015. Sebanyak 1.414 responden warga Jakarta berusia minimal 13 tahun yang dipilih secara acak menggunakan pencuplikan sistematis. Tingkat kepercayaan 95 persen, dengan margin off error penelitian kurang lebih 2,6 persen.
Rata-rata responden mengakses medsos selama dua jam per hari. Dwi mengungkapkan, lebih dari 60 persen responden yang mengakses medsos kurang dari 60 menit dalam sehari, sementara sekitar 40 persen lainnya mengakses lebih dari 60 menit, bahkan 11 persen di antaranya mengakui mengakses medsos lebih dari tiga jam per hari.

Hampir sepanjang hari mereka mengakses medsos, mulai dari pagi, siang, sore, hingga malam hari di luar jam tidur atau istirahat. Meski demikian, frekuensi terbesar mengakses medsos dilakukan pada malam hari, yakni disuarakan 75 persen responden.

Sementara yang mengakses pada siang dan sore hari sebanyak 62 persen. Hanya 40 persen responden yang mengaku mengakses medsos pada pagi hari.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.