Kompas.com - 03/05/2016, 07:54 WIB
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Kabar buruk kembali menimpa Apple. Setelah mengumumkan penjualan iPhone turun 16 persen di kuartal pertama 2016, kali ini kritik pedas menyambangi iPhone 7 yang belum dirilis.

Bocoran dari majalah Jepang Mac Fan membeberkan skema detil dari "iPhone 7 Pro" berukuran 5,5 inci. Ponsel tersebut dikatakan sebagai salah satu varian iPhone 7, selain varian regular dan plus. Lalu, apa saja yang dikritik dari skema tersebut?

Pertama, tak terlihat keberadaan headphone jack. Padahal, fitur tersebut bisa dibilang standar universal bagi vendor dalam mengemas sebuah smartphone.

Lebih parahnya, tak terlihat pengganti yang disodorkan Apple untuk menjalankan fungsi headphone jack. Lalu, bagaimana caranya pengguna mendengarkan lagu dengan earphone?

Rumor selama ini menyebut iPhone 7 akan menggunakan konektor port Lightning sebagai pengganti jack audio 3,5 mm-nya. Hal itu dilakukan Apple demi mendapat desain ponsel yang lebih tipis dari sebelumnya.

Baca: Belum Dirilis, iPhone 7 Sudah Diprotes

Selain itu, skema tersebut juga memperlihatkan desain iPhone yang tak memiliki inovasi. Hal ini seakan mengonfirmasi ramalan analis KGI Securities, Ming-Chi Kuo beberapa saat lalu.

Kuo mengatakan desain iPhone 7 bakal berisiko bagi nasib produk tersebut. Pasalnya, berdasarkan skema, iPhone 7 memiliki ketebalan 7,3 mm yang benar-benar identik dengan iPhone 6S Plus.

Kabar baik

Meski disambut kritik, masih ada secercah pujian bagi iPhone 7 berdasarkan gambar skema yang beredar. Ponsel tersebut terlihat menggunakan kamera dual lensa.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Sumber Forbes

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.