Puluhan Mobil Internet Kecamatan Terbengkalai

Kompas.com - 23/05/2016, 08:08 WIB
Puluhan Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan yang terparkir di Jalan Usaha Bersama, Desa Sungai Rengas, Kecamatan Kakap, Kabupaten Kubu Raya (23/5/2016). KOMPAS.com/YOHANES KURNIA IRAWANPuluhan Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan yang terparkir di Jalan Usaha Bersama, Desa Sungai Rengas, Kecamatan Kakap, Kabupaten Kubu Raya (23/5/2016).
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com – Dalam sepekan terakhir, beredar sejumlah foto tentang keberadaan puluhan kendaraan operasional Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan (MPLIK) dalam kondisi yang mengenaskan.

Puluhan mobil itu terpakir berbaris rapi di sebuah lahan di Jalan Usaha Bersama, Desa Sungai Rengas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo, Ismail Cawidu dalam keterangan tertulisnya meluruskan informasi terkait pemberitaan tentang keberadaan dan kondisi 61 MPLIK tersebut.

Dijelaskan Ismail, pada 2010 lalu, Kementerian Kominfo meluncurkan Program MPLIK yang merupakan bagian Program Layanan USO (universal service obligation) dengan layanan dasar (voice) hingga layanan data (internet).

Tujuan dari Program MPLIK adalah untuk menjangkau daerah-daerah Kecamatan yang belum terjangkau fasilitas internet dan mempercepat pemerataan akses tekekomunikasi dan informasi, khususnya daerah tertinggal, terpencil, perbatasan dan daerah yang tidak layak secara ekonomi.

Baca: Usut MPLIK, Kejagung Geledah Kantor Kominfo

“Program MPLIK sendiri baru beroperasi tahun 2011, dengan model bisnis berupa beli jasa, artinya Kementerian Kominfo membayar jasa vendor sesuai Service Level Agreement(SLA) berdasarkan kontrak beli jasa, sedangkan pengadaan dilakukan oleh penyedia jasa (operator),” jelas Ismail seperti dikutip dari laman kominfo.go.id, Minggu (22/5/2016).

Pelaksana program MPLIK tahun 2011 adalah PT. Aplikanusa Lintasarta (PT.AL).

Terhenti karena hutang

Setelah berjalan kurang lebih 3 tahun, kemudian dilakukan evaluasi bersama dengan Komisi I DPR RI. Dalam evaluasi tersebut, diputuskan bahwa program ini dihentikan terhitung sejak 31 desember 2014.

“Penghentian program MPLIK ini telah menimbulkan persoalan antara para pihak yang terlibat dalam proyek ini termasuk masalah utang piutang,” ungkap Ismail.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X