Korea Utara Diam-diam Bikin Tiruan Facebook

Kompas.com - 02/06/2016, 07:37 WIB
Ilustrasi WiredIlustrasi
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com — Korea Utara rupanya ingin mencoba peruntungan di ranah media sosial. Setidaknya kesan inilah yang didapat dari sebuah jejaring sosial tiruan Facebook bikinan negeri pimpinan Kim Jong Un itu.

Jejaring bernama “Best Korea’s Social Network” yang beralamat di starcon.net.kp tersebut ditemukan oleh Doug Madory, Direktur Analisis Internet di lembaga riset Dyn, akhir minggu lalu.

Dirangkum KompasTekno dari CNN, Kamis (2/6/2016), di situs yang berpenampilan mirip Facebook dengan tema warna serba biru ini, pengunjung bisa membikin akun, mengunggah cover photo dan foto profil, serta mengirim pesan ke teman.

Meski sempat dicoba oleh CNN, situs yang memiliki alamat hosting di Korea Utara tersebut kini sudah tidak bisa diakses.

Madory menduga situs yang bersangkutan dibuat untuk keperluan eksperimen oleh seseorang di Korea Utara.

“Menemukan situs yang di-hosting di Korea Utara adalah kejadian yang tidak biasa,” kata Madory sambil menambahkan bahwa situs Korea Utara biasanya memiliki alamat hosting di China.

“Saya tak yakin situs itu merupakan proyek resmi pemerintah Korea Utara. Tetapi, seseorang di dalam negara tersebut pastilah merupakan tokoh di baliknya," imbuh Madory.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hope King/ CNN Money Tampilan jejaring sosial Best Korea’s Social Network yang sempat dicoba oleh CNN

Dia juga mengatakan bahwa situs Korea Utara biasanya tidak bisa diakses oleh pengunjung yang berdomisili di luar negara komunis itu.

Pemerintah Korea Utara dikenal memberlakukan regulasi internet yang sangat ketat. Mayoritas warga dilarang mengakses internet. Mereka yang memperoleh akses pun terus-menerus diawasi.

Situs Best Korea’s Social Network sendiri dibikin dengan phpDolphin, sebuah sistem software berbasis template yang memungkinkan siapa pun membikin situs jejaring ala Facebook.

Rekam jejak internet yang tersedia untuk publik tidak bisa mengidentifikasi siapa atau entitas apa yang menciptakan situs tersebut, demikian juga dengan waktu penayangan perdananya yang tidak diketahui pasti.

Namun, yang jelas, sejumlah pengguna internet sempat membuka dan membikin akun di Best Korea’s Social Network. Ini bisa dilihat dari banyaknya akun palsu yang mengatasnamakan dan mengolok-olok Kim Jong Un di jejaring sosial itu sebelum akhirnya ditutup.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber CNN Money
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.