Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tembok Rumah Zuckerberg Diprotes Warga Hawaii

Kompas.com - 30/06/2016, 06:51 WIB
Penulis Oik Yusuf
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - Pendiri sekaligus CEO Facebook Mark Zuckerberg belakangan membuat berang warga di Pulau Kauai, Hawaii, Amerika Serikat. Apa pasal? Zuckerberg rupanya membangun tembok setinggi 2 meter di sekeliling tanah kepunyaannya di daerah tersebut.

Sebagaimaan dirangkum KompasTekno dari Cnet, Kamis (30/6/2016), pagar ini menghalangi pandangan ke pantai dari sebuah jalan. Padahal, warga sekitar sudah menikmati pemandangan dan angin sepoi-sepoi dari pantai tersebut selama bertahun-tahun.

Baca: Kisah Zuckerberg yang Mau Hancurkan Google Plus

“Saya tahu tanah itu milik Zuckerberg. Uang bukan masalah untuk dia. Tinggi saya 172 cm dan ketika saya berjalan-jalan saya tidak melihat apapun kecuali tembok,” keluh seorang warga bernama Donna McMillen.

thegardenisland.com Sebagian tembok yang dibangun Zuckerberg dan menghalangi pandangan ke pantai
Orang-orang sekitar yang dongkol dengan kelakuan Zuckerberg mencoba menulis surat ke sang bos Facebook untuk memintanya membongkar tembok dimaksud, tapi sejauh ini belum ada hasilnya.

Untuk apa pula Zuckerberg membangun tembok? Warga menduga hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan keamanan si empunya tanah tanpa peduli apa efeknya ke lingkungan sekitar.

Seorang manager yang menangani konstruksi di tempat tersebut, Shawn Smith, berkilah dengan mengatakan bahwa tembok dibangun untuk meredam suara yang datang dari jalanan.

“Penghalang suara ini dibangun mengikuti peraturan. Seluruh tim kami berupaya agar pembangunan tak merusak lanskap lokal dan tetap mempertimbangkan tetangga,” kata Smith.

Baca: Misteri Selotip di Laptop Mark Zuckerberg

Zuckerberg membeli tanah seluas 303 hektar senilai 100 juta dollar AS  atau Rp 1,3 triliun di Pulau Kauai pada 2014 lalu. Di dalamnya terdapat sejumlah properti, mulai dari perkebunan tebu hingga sebagian pantai Pila’a yang berpasir putih.

Getty Images Pemandangan di Pulau Kauai, Hawaii

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber CNET
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.