Kompas.com - 29/08/2016, 20:17 WIB
John Ellenby bersama laptop lipat ciptaannya, Grid Compass. IstJohn Ellenby bersama laptop lipat ciptaannya, Grid Compass.
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - Industri PC tengah berduka. Salah satu tokoh yang dihormati, John Ellenby meninggal dunia pada pertengahan Agustus lalu. Siapa dan apa peran Ellenby di dunia PC sehingga kepergiannya banyak ditangisi?

Ellenby adalah CEO Grid Systems, "otak" di balik perusahaan yang dikenal luas membuat laptop dengan model lipat (clamshell) bernama Compass.

Produk tersebut bukanlah laptop bermodel lipat pertama di dunia. Akan tetapi, produk ini sangat sukses di pasaran sehingga banyak diadopsi modelnya hingga saat ini.

Dapat dikatakan, Ellenby merupakan pionir atau "bapak" yang mengembangkan laptop dengan model lipat.

Compass dirancang oleh Ellenby dan timnya di tahun 1982, di mana era komputer saat itu masih serba tebal. Saat itu, dengan layar berukuran mungil, Compass dijual seharga 8.150 dollar AS (sekitar Rp 90 juta), harga yang dikatakan sangat mahal hingga saat ini pun.

Namun, seperti dikutip KompasTekno dari Engadget, Senin (29/8/2016), Compass begitu diminati oleh perusahaan-perusahaan dan pemerintah di AS.

Saat itu, Compass adalah cara teringkas untuk membawa komputer dan bekerja dari mana saja, sebab pesaing lainnya adalah komputer seukuran tas kopor bernama Kaypro atau Osborne 1.

Ist Laptop Grid Compass.
"Grid Compass adalah komputer laptop model clamshell yang pertama kali sukses di pasar," kata Marc Weber, ahli sejarah di Computer History Museum, di Mountain View, California.

Ellenby sebelumnya juga pernah bekerja di Palo Alto Research Center. Ialah yang menukangi Alto, cetakan dasar untuk komputer desktop Lisa dan Mac buatan Apple. Ia jugalah yang mengembangkan sekuel Alto II yang lebih diterima secara komersil.

Pria kelahiran Inggris, 9 Januari 1941 itu juga mendirikan perusahaan tablet komputer, Agilis, dan mengembangkan teknologi augmented reality (AR), serta navigasi dengan perusahaan lain bernama GeoVector.

Laptop memang belum menjadi gadget mainstream saat itu. Begitu pula komputer desktop, tablet, dan teknologi AR.

Namun jika melihat pemikiran-pemikiran Ellenby di masa itu, jelas bahwa ia memiliki pemikiran yang visioner, bisa melihat ke depan. Buktinya, laptop, tablet, dan teknologi AR kini menjadi populer.

Ellenby meninggal pada 17 Agustus 2016 di San Francisco, California, AS dalam usia 75 tahun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber ENGADGET
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.