Kompas.com - 06/09/2016, 13:15 WIB
Falcon 8X, business jet varian terbaru dari produsen pesawat Perancis, Dassault Aviation. Dassault AviationFalcon 8X, business jet varian terbaru dari produsen pesawat Perancis, Dassault Aviation.
|
EditorDeliusno

JAKARTA, KOMPAS.com - Produsen pesawat jet pribadi (Bizjet/Business Jet) asal Perancis, Dassault Aviation merambah pasar Indonesia dengan menawarkan varian terbarunya, Falcon 8X.

Langkah tersebut diambil oleh Dassault Aviation mengingat besarnya potensi pasar jet pribadi di Indonesia di kawasan Asia Tenggara.

"Indonesia itu negara kepulauan, jet pribadi menjadi sarana yang mudah dan cepat untuk bepergian ke suatu daerah," ujar Jean Michel Jacob, President of Dassault Falcon Asia-Pacific dalam sesi jumpa media di Jakarta, Kamis (1/9/2016) lalu di Jakarta.

Terkait dengan Falcon 8X, Jacob mengatakan pesawat jet pribadi itu memiliki jangkauan terbang dari Jakarta - Paris atau Jakarta - Honolulu non-stop, dengan 8 orang penumpang.

Kabinnya pun didesain lega, ukuran headroom yang dimiliki di dalam kabin hingga 1,88 meter, sehingga penumpang bisa leluasa bergerak di dalamnya tanpa kesulitan.

Apa saja kemampuannya?

Falcon 8X yang dikembangkan dari pendahulunya, 7X, memiliki desain kokpit baru yang lebih modern, kinerja mesin yang ditingkatkan dari segi daya dorong dan efisiensi bahan bakar, tanki bahan bakar yang lebih besar, dan desain struktur baru untuk optimasi pesawat.

Falcon 8X diklaim memiliki daya jelajah 11.945 km dengan tiga mesinnya, dan kemampuan takeoff dan landing (mendarat) di runway yang pendek, yakni 600-an meter. Dassault juga mengklaim Falcon 8X memiliki biaya operasi yang lebih hemat 35 persen dibandingkan dengan jet-jet pribadi sekelasnya.

Keistimewaan lainnya, Falcon 8X bisa mendarat dengan berat 85 persen dari kapasitas maksimum bobot saat takeoff (maximum takeoff weight), sehingga pesawat bisa diisi penuh bahan bakar di bandara asal, kemudian mendarat/singgah sebentar di tengah perjalanan, dan terbang lagi sejauh 8.300 km tanpa harus mengisi ulang bahan bakar lagi.

Kemampuan ini dikatakan Jacob bisa menghemat pengeluaran biaya bahan bakar jika harganya lebih mahal di tempat tujuan, serta membuat operasional pesawat lebih fleksibel.

Dassault Aviation Dassault Falcon 8X cutaway.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.