Kompas.com - 13/09/2016, 09:11 WIB
Penulis Deliusno
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Setelah ramai menjadi rumor, Samsung resmi melepas unit bisnis printernya kepada HP Inc.

Jumlah uang yang digelontorkan oleh HP untuk membeli unit bisnis Samsung mencapai 1,05 miliar dollar AS atau sekitar Rp 13,8 triliun.

Menurut HP, pembelian unit bisnis Samsung itu dilakukan untuk "merekreasi" industri printer yang dinilai masih memiliki potensi sebesar 55 miliar dollar AS.

HP pun menganggap pembelian tersebut dapat membantu perusahaan untuk lebih berinovasi di industri printer.

"(Teknologi) copier adalah mesin yang rumit dan ketinggalan zaman, dengan puluhan bagian yang harus diganti dan membutuhkan perjanjian layanan pemeliharaan, sehingga tidak efisien," tulis HP, sebagaimana KompasTekno rangkum dari The Verge, Selasa (13/9/2016).

Bagi HP, perjanjian ini merupakan transaksi terbesar dalam sejarah perusahaannya untuk bisnis printer.

Dalam perjanjian jual-beli perusahaan ini, Samsung akan membuat sebuah perusahaan baru (spin off) pada 1 November 2016. Sekitar 6.000 karyawan divisi printer akan dipindahkan ke perusahaan baru tersebut. Nantinya, perusahaan baru itu beserta seluruh karyawannya yang akan dijual ke HP.

Transaksi ini tidak membuat Samsung berhenti berjualan mesin printer. Samsung tetap akan berjualan printer di Korea Selatan, meski Samsung bakal mengambil stok dari HP.

Penjualan unit bisnis printer Samsung sendiri dilakukan sebagai upaya melepas bisnis yang tidak menjadi fokus perusahaan.

Samsung adalah pemimpin pasar di industri smartphone, televisi, dan chip memori. Namun perusahaan asal Negeri Ginseng tersebut berada di belakang pemain lain, seperti HP, Canon, dan Epson di pasaran printer.

Lembaga riset pasar IDC menempatkan Samsung di posisi kelima dengan pangsa pasar empat persen di pasar perangkat pengganda dokumen global, pada kuartal kedua tahun ini. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber The Verge

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.