XL Jamin Interkoneksi dan "Network Sharing" Tak Picu Perang Tarif

Kompas.com - 07/10/2016, 14:14 WIB
|
EditorReska K. Nistanto

Saat ditanya lebih jauh soal topik interkoneksi dan network sharing, menteri yang kerap disapa RA memilih irit bicara. Ia berdalih tak sedang dalam waktu yang pas untuk membicarakan hal itu.

"Sekarang sedang pelantikan," ia berkelit.

Polemik tak berujung

Silang pendapat soal biaya interkoneksi seluler dan network sharing hingga kini belum menemui titik tengah.

Dua aturan yang tertuang dalam revisi PP No. 52 dan 53 Tahun 2000 itu masih terus dibahas antara Kemenkominfo, Komisi I DPR RI, serta penyedia layanan telekomunikasi.

Intinya, pengaturan interkoneksi dan network sharing diharapkan mampu memelihara iklim kompetisi yang sehat antar operator, serta mendorong efisiensi industri.

Ujung-ujungnya masyarakat yang bakal menerima imbas positifnya, yakni cakupan komunikasi yang lebih luas, berkualitas, dan hemat.

Di lain sisi, interkoneksi dan network sharing juga dianggap bisa memicu perang tarif antar operator. Alhasil, operator yang punya modal investasi besar tak mampu bersaing di ranah harga dan bakal tergerus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.