Indikasi Kuat Kehadiran Kembali Ponsel Motorola di Indonesia

Kompas.com - 13/10/2016, 13:10 WIB
Motorola Moto E versi konektivitas 4G dan Android Lollipop MotorolaMotorola Moto E versi konektivitas 4G dan Android Lollipop
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi

JAKARTA, KOMPAS.com - Awal tahun ini, Lenovo Indonesia menjelaskan rencananya untuk mulai memasarkan smartphone seri Moto di pasaran Tanah Air.

Tanda-tanda kehadiran lini ponsel besutan Motorola tersebut belakangan mulai semakin jelas dengan munculnya nama “Motorola” di laman sertifikasi Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Ditjen SDPPI).

Pantauan KompasTekno, Kamis (13/10/2016), sudah terdapat dua ponsel Motorola yang diajukan Lenovo untuk sertifikasi ke Ditjen SDPPI, masing-masing dengan kode “XT1663” dan “XT1706”.

Sertifikat XT1706 mendapat status sudah dicetak, bertanggal 8 September 2016.

Perangkat ini juga dinyatakan telah mendapat sertifikat tanda sah Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) di situs Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam negeri (P3DN) Kementerian Perindustrian, dengan nilai TKDN 21,77 persen.

Belum jelas benar skema TKDN mana yang ditempuh oleh Lenovo untuk memenuhi persyaratan kandungan lokal ponsel seri Moto. Namun, Juni lalu, Lenovo pernah menyatakan ponsel Motorola bakal menempuh jalur investasi software.

Pemerintah mensyaratkan semua ponsel 4G yang dipasarkan di Indonesia mulai 2017 harus memiliki TKDN sebesar 30 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam memenuhi ketentuan tersebut, ada tiga skema yang bisa dipilih, dengan penekanan pada aspek manufaktur, aplikasi, atau komitmen investasi. (Baca: Eksklusif: Ini Isi Aturan TKDN Ponsel 4G)

Moto M dan Moto E?

Perangkat berkode XT1663 selama ini dirumorkan merupakan ponsel kelas menengah Moto M generasi baru dari Motorola yang memiliki layar berukuran 4,6 inci.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X