Kompas.com - 16/11/2016, 16:37 WIB
Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat berkunjung ke kawasan Setu Babakan, Kelurahan Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, Senin (31/10/2016). Bareskrim Polri menetapkan Ahok sebagai tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama, Rabu 16 November 2016. KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELICalon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat berkunjung ke kawasan Setu Babakan, Kelurahan Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, Senin (31/10/2016). Bareskrim Polri menetapkan Ahok sebagai tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama, Rabu 16 November 2016.
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com — Semua perhatian terpusat pada kasus penetapan Gubernur non-aktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai tersangka kasus dugaan penistaan agama.

Pada Rabu (16/11/2016) siang, jejeran Trending Topic (TT) Twitter untuk wilayah Indonesia didominasi tanda pagar dan frasa bernuansa Ahok, mulai dari "Ahok Jadi Tersangka", #PenjarakanAhok, hingga #KamiAhok.

Twitter Tagar #KamiAhok terpopuler sedunia.
Di antara semua itu, #KamiAhok menempati urutan TT teratas.  

Baca: Ahok Tersangka, #KamiAhok Malah Teratas di Trending Topic Twitter

Lebih kurang lima jam berseliweran di TT Indonesia, #KamiAhok pun kini menjadi bahasan terpopuler di dunia alias world wide, sebagaimana pantauan KompasTekno pada pukul 16.20 WIB.

Tagar #KamiAhok sendiri kebanyakan dimanfaatkan para netizen yang mendukung dan membela Ahok.

"Tetap semangat Pak @basuki_btp, tersangka bukan berarti bersalah #KamiAhok," begitu salah satu contoh kicauan dengan embel-embel #KamiAhok. Kicauan itu dilontarkan akun Twitter bernama @Ratu_Wi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut keterangan resmi dari pihak Twitter, dari pukul 06.00 WIB hingga 16.30 WIB, ada lebih dari 210.000 tweet yang terkait dengan penetapan status Ahok sebagai tersangka.     

Bak koin dua sisi, penetapan Ahok sebagai tersangka pun tak melulu ditanggapi dengan dukungan dan pembelaan. Banyak juga netizen yang mendukung sang Gubernur itu dipenjara. Rata-rata dukungan itu bisa disimak pada tagar #PenjarakanAhok.

Ahok ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Pasal 156 a Kitab Undang-undang Hukum Pidana juncto Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Baca: UU ITE Dipakai Jerat Ahok, Pengamat Sebut Aneh dan Tidak Logis

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Sumber twitter
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.