Kompas.com - 06/12/2016, 14:46 WIB
|
EditorOik Yusuf

JAKARTA, KOMPAS.com - Country Head Twitter Indonesia, Roy Simangunsong, tak menampik adanya campur tangan "bot" dalam mempopulerkan beberapa tanda pagar (tagar) terkait Pilkada DKI 2017.

Bot adalah program yang bisa diterapkan ke sebuah akun Twitter. Akun yang diimbuhi bot ini bisa melakukan hal-hal seperti mengunggah tweet atau mengikuti (follow) pengguna Twitter lain secara otomatis tanpa butuh campur tangan manusia.

Menurut dia, fenomena bot tak bisa serta-merta dihilangkan karena asalnya dari pengguna sendiri. Namun, ia menjamin topik yang populer karena bot tak akan bertahan lama.

"Bot tak akan sustainable memainkan topik. Harus ada respons dan engagement dari akun-akun asli yang memang dipegang oleh manusia sungguhan," kata Roy, Selasa (6/12/2016), usai acara #RamediTwitter di Hook Cafe, Jakarta.

Lebih lanjut, ia mengimbau netizen tak gampang terpancing dengan Trending Topic (TT) tertentu jika memang tak ada orang-orang di sekitar yang membicarakannya.

Sebab, menurut Roy, apa yang menjadi tren di Twitter seharusnya berbanding lurus dengan topik populer pada perbincangan sehari-hari.

Jika tiba-tiba ada tagar yang masuk TT padahal tak pernah jadi obrolan masif di dunia nyata, bisa jadi itu adalah tagar bot yang diatur oleh oknum tertentu untuk menggiring opini publik.

Ciri tagar "bot"

Roy enggan membeberkan tagar-tagar mana saja terkait Pilkada DKI 2017 yang dipicu oleh bot. Tapi, ia mengatakan tagar bot relatif mudah dibedakan dari tagar organik.

Baca: Ahok Tersangka, #KamiAhok Malah Teratas di Trending Topic Twitter

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.