Kompas.com - 19/01/2017, 07:22 WIB
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta

KOMPAS.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan salah satu petinggi Facebook bakal datang ke Indonesia untuk membicarakan upaya pencegahan penyebaran hoax atau berita bohong. Benarkah petinggi yang dimaksud adalah pendiri sekaligus CEO Facebook, Mark Zuckerberg?

Sebelumnya diberitakan, Zuckerberg sendiri yang bakal datang ke Indonesia membahas hoax di Facebook. Namun pada Kamis (19/1/2017), Rudiantara mengonfirmasi bahwa yang datang ke Indonesia adalah petinggi-petinggi Facebook lainnya.

Rudiantara tidak menyebutkan siapa tepatnya pejabat Facebook yang akan ke Indonesia, namun petinggi itu dipastikan bukan Zuckerberg.

“Nanti yang datang dari (Facebook) Asia Pasific,” ujar Rudiantara singkat saat dihubungi KompasTekno, Kamis (19/1/2017).

Bila sesuai rencana, menurutnya, pembicaraan dengan Facebook akan berlangsung pada akhir Januari. Topik yang dibahas antara lain seputar cara mencegah penyebaran hoax, serta upaya memotong peredarannya agar tidak menjadi viral.

Selain itu, pemerintah Indonesia juga sedang mempertimbangan penerapan sanksi berupa denda, apabila Facebook gagal menyaring hoax. Sanksi tersebut mirip dengan yang rencananya akan diterapkan oleh pemerintah Jerman.

Baca: Begini Cara Facebook Tangkal Hoax di Jerman

Bukan cuma Facebook yang mendapat sorotan mengenai peredaran hoax. Twitter dan Google juga mengalami hal yang sama.

Facebook sendiri sempat menguraikan empat rencana memerangi peredaran hoax di layanan mereka. Begitu pula dengan Twitter dan Google yang menyiapkan langkahnya masing-masing.

Google sempat menyatakan bahwa masalah peredaran berita palsu secara umum di internet masih sulit dikontrol. Tapi mereka juga telah menerapkan tindak pencegahan, salah satunya bekerja sama dengan sejumlah outlet media di Google News agar hasil pencarian yang ditampilkan membuahkan berita sesuai fakta dan terpercaya.

Baca: Begini Cara Google Perangi Hoax di Indonesia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.