Snapchat Merasa Terancam oleh Instagram

Kompas.com - 06/02/2017, 08:07 WIB
Penulis Oik Yusuf
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - Bukan rahasia lagi bahwa Instagram secara aktif menjiplak fitur-fitur andalan Snapchat, seperti Stories yang tahun lalu ditambahkan ke layanan photo sharing tersebut. Pihak Snap Inc. selaku pemilik Snapchat pun rupanya merasa terancam dengan Instagram.

Pengakuan soal itu dituangkan dalam dokumen pelepasan saham perdana (IPO) yang minggu lalu diajukan ke Securities and Exchange Commission, sebagai pemberitahuan bagi calon investor.

Baca: Jelang IPO, Snapchat Ungkap Jumlah Pengguna dan Pendapatan

"Kami menghadapi persaingan signifikan yang diantisipasi bakal makin sengit. Kalau kami tidak bisa menjaga atau meningkatkan pangsa pasar, bisnis kami bisa terdampak negatif," tulis Snap Inc. di bagian "Faktor Resiko" dari dokumen tersebut.

"Contohnya, Instagram, anak usaha Facebook, baru-baru ini mengenalkan fitur 'stories' yang meniru fitur Stories kami dan bisa berkompetisi secara langsung," lanjut Snapchat, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari PetaPixel, Senin (6/2/2017).

Kekhawatiran Snap Inc. soal Snapchat yang bisa disalip Instagram cukup beralasan. Apalagi, beberapa waktu lalu muncul pula laporan bahwa Stories di Instagram mulai berhasil mencuri audiens Snapchat Stories.

Baca: Instagram Stories "Curi" Pengguna Snapchat

Masing-masing unggahan Stories di Snapchat dilaporkan mengalami penurunan jumlah view antara 15 hingga 40 persen.

Selain itu, turut diungkapkan pula bahwa Snap Inc. masih merugi dalam jumlah besar. Sepanjang 2016, misalnya, Snap Inc. mencatat rugi bersih sebesar 514,6 juta dollar AS.atau lebih dari Rp 6,8 triliun.

Meski menghadapi persaingan dan masih merugi, toh Snap Inc. tetap diprediksi bakal meraup sejumlah besar dana segar dari pelepasan saham perdananya. Valuasi Snap Inc. dalam IPO yang kabarnya bakal dilakukan pada Maret mendatang itu ditaksir bisa mencapai 25 miliar dollar AS.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber PetaPixel


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.