Kompas.com - 16/03/2017, 14:31 WIB
WhatsApp Web The Next WebWhatsApp Web
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Enkripsi yang diterapkan di aplikasi chatting tak selalu menjamin keamanan. WikiLeaks, misalnya, mengungkapkan bahwa badan intelijen AS, CIA tetap bisa meretas aplikasi chatting yang dilindungi oleh end-to-end encryption.

Baru-baru ini, firma keamanan Check Point turut mempublikasikan sebuah celah keamanan yang terdapat di versi web dari dua aplikasi messaging populer, WhatsApp dan Telegram.

Celah keamanan bisa dimanfaatkan hacker untuk membajak atau mengambil alih akun pengguna WhatsApp dan Telegram via web. Caranya adalah dengan mengirim foto atau gambar yang sudah disusupi kode berbahaya.

Begitu dibuka, kode berbahaya akan dieksekusi dan mengalihkan pengguna ke laman HTML berisi malware. Malware itu kemudian bisa digunakan untuk mengakses semua data yang disimpan secara lokal di komputer.

“Dengan mengirim foto, seorang penyerang bisa mengambil alih akun, mengakses history pesan, semua foto yang pernah dibagikan, lalu mengirim pesan atas nama pengguna,” ujar Oded Vanunu, head of product vulnerability research Check Point, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari The Verge, Kamis (16/3/2017).

Telah diperbaiki

Dalam paparannya, Check Point mengatakan bahwa hal di atas bisa terhadi karena WhatsApp dan Telegram versi web tersinkronisasi dengan akun pengguna di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untunglah, pada 8 Maret lalu, Check Point telah melaporkan keberadaan celah keamanan ini kepada WhatsApp dan Telegram. Keduanya kini telah menambal celah keamanan dimaksud.

“Saat Check Point memberi laporan, kami langsung menanggapinya dalam sehari dan merilis update untuk WhastApp Web. Mohon restart browser untuk memastikan bahwa Anda memakai versi terbaru,” ujar seorang juru bicara WhatsApp.

Baca: WhatsApp Terapkan Verifikasi Dua Langkah, Begini Cara Mengaktifkannya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber The Verge
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.