Google Ajari Komputer Cara Membuat Foto Pemandangan yang Indah

Kompas.com - 18/07/2017, 18:43 WIB
Salah satu foto jepretan AI Google dari penjelajahan di Street View. GoogleSalah satu foto jepretan AI Google dari penjelajahan di Street View.
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Di era digital dan kecerdasan buatan, hal-hal yang menyangkut proses estetika pun bukan lagi monopoli manusia. Kecerdasan buatan ( artificial intelligence, AI) pun bisa diajari supaya bisa mengambil foto yang terlihat indah di mata.

Hal ini dilakukan oleh Google dalam sebuah eksperimen terbaru. Menggunakan teknologi Machine Learning, raksasa internet tersebut mengajari AI soal penciptaan konten foto bernilai artistik.

Tujuannya, sebagaimana dirangkum KomapsTekno dari Business Insider, Selasa (18/7/2017), adalah supaya sang AI mampu meniru cara kerja dan konsep estetika dari fotografer manusia.

Caranya adalah dengan melatih komputer untuk menelusuri beraneka lokasi yang foto-fotonya sudah diambil lewat layanan Google Streetview. AI berteknologi Machine Learning lalu akan mencari pemandangan dan mengatur kompossi yang cocok untuk dijadikan sebuah frame foto.

AI Goole mencari pemandangan panorama di Street View (a), melakukan cropping (b), menaikkan saturasi dan tingkat HDR (c), kemudian menambah dramatic mask (d). Tiap langkah disertai dengan pertimbangan estetika yang sudah diprogram sebelumnya.Google AI Goole mencari pemandangan panorama di Street View (a), melakukan cropping (b), menaikkan saturasi dan tingkat HDR (c), kemudian menambah dramatic mask (d). Tiap langkah disertai dengan pertimbangan estetika yang sudah diprogram sebelumnya.

“(AI) Meniru workflow fotografer profesional, menjelajahi lanskap panorama dari Google Streetview dan mencari komposisi terbaik,” sebut Google dalam laporan eksperimennya.

Bukan cuma itu, sang AI bahkan mampu melakukan teknik-teknik pengolahan foto (post processing) seperti cropping serta mengatur tingkat pencahayaan dan HDR.

Google turut mengajari supaya pengaturan-pengaturan ini dilakukan sesuai dengan kaidah artistik, seperti misalnya jangan menaikkan saturasi terlalu tinggi.

Hasil “jepretan” sang AI ternyata cukup menawan. Contoh selengkapnya, berikut laporan eksperimen Google, dapat dilihat di tautan berikut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X