Menang Lotere, Programer Malah Dipenjara 25 Tahun

Kompas.com - 24/08/2017, 09:15 WIB
FILE - In this Sept. 9, 2015, file photo, former Multi-State Lottery Association security director Eddie Tipton leaves the Polk County Courthouse in Des Moines, Iowa, after his sentencing in a jackpot-fixing scandal. On Wednesday, July 27, 2016, the Iowa Court of Appeals reversed a portion of the fraud convictions of Tipton, who is accused of fixing a Hot Lotto game in Iowa in 2010, but upheld a second conviction. (AP Photo/Charlie Neibergall, File) Charlie NeibergallFILE - In this Sept. 9, 2015, file photo, former Multi-State Lottery Association security director Eddie Tipton leaves the Polk County Courthouse in Des Moines, Iowa, after his sentencing in a jackpot-fixing scandal. On Wednesday, July 27, 2016, the Iowa Court of Appeals reversed a portion of the fraud convictions of Tipton, who is accused of fixing a Hot Lotto game in Iowa in 2010, but upheld a second conviction. (AP Photo/Charlie Neibergall, File)
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Eddie Tipton (54) harus menghabiskan waktu 25 tahun di penjara. Hukuman itu untuk menebus kesalahannya karena menyalahgunakan wewenang sebagai programer di Multi State Lottery Association, Iowa, Amerika Serikat.

Ia memodifikasi sistem komputer yang terhubung di beberapa lotere seantero Amerika Serikat agar memenangkan jackpot. Adapun wilayah-wilayah "monopoli" Tipton adalah Iowa, Kansas, Oklahoma, Wisconsin, dan Colorado.

Tak sendiri, Eddie Tipton dibantu saudaranya bernama Tommy Tipton dan seorang pengusaha asal Texas bernama Robert Rhodes. Komplotan mereka memenangkan jackpot bekali-kali. Mereka meraup duit rata-rata 2 juta dollar AS atau Rp 26 miliar di tiap-tiap lotere.

Praktik penipuan lotere ini dimulai sejak 2005 lalu. Pertama kali berhasil, Eddie Tipton segera membangun rumah mewah di atas lahan 8,9 hektar. Rumah itu dilengkapi home theater dan gym.

Eddie Tipton dkk melancarkan aksi dengan rapi selama lima tahun, lantas mulai tercium keganjalan pada 2010. Kala itu, tiga serangkai tersebut berniat memenangkan lotere Hot Lotto senilai 16,5 juta dollar AS (Rp 220 miliar) di Iowa Lottery.

Upaya mereka gagal dan menjadi bumerang. CEO Iowa Lottery, Terry Rich, mengapresiasi salah satu karyawannya yang tak terkecoh dengan tipuan Eddie Tipton dkk.

"Komitmen Iowa Lottery adalah integritas dan kejujuran," kata dia, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Kamis (24/8/2017) dari Time.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sejak kejadian di Iowa Lottery, Eddie Tipton dkk tak lagi aman. Mereka akhirnya diciduk pada 2015 lalu. Setelah melalui proses peradilan yang panjang, tibalah kini keputusan akhir dari hakim.

Sebelum hukumannya dibacakan di pengadilan, Eddie Tipton mengaku menyesal. Ia juga meminta maaf kepada semua pihak yang tertipu dan ia lukai.

"Saya tentu saja menyesal. Saya minta maaf kepada semua orang yang saya lukai," kata dia.



Sumber Time

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.